Trump dorong Clarity Act, saham kripto melonjak hingga 10%
Jumat, 21 Agustus 2026
JAKARTA - Saham-saham terkait kripto melonjak pada Kamis (20/8), didorong sentimen positif setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) menggandakan ukuran pembelian kembali obligasi jangka panjang. Pasar juga merespons dukungan Presiden Donald Trump terhadap pengesahan Clarity Act.
Seperti dikutip Reuters, langkah Treasury membantu meredakan tekanan di pasar obligasi setelah aksi jual besar mendorong imbal hasil treasury 30 tahun ke level tertinggi sejak 2007.
Imbal hasil yang lebih tinggi biasanya menekan aset berisiko seperti kripto karena meningkatkan daya tarik instrumen investasi yang lebih aman.
Meski dampak intervensi Treasury terhadap pasar obligasi diperkirakan terbatas, kebijakan tersebut memberikan sinyal positif bagi aset kripto.
"Lonjakan (di pasar kripto) tersebut kemudian didorong oleh gelombang short-covering, menyusul aktivitas perdagangan yang sangat terbatas selama berminggu-minggu," ujar Alex Kuptsikevich, kepala analis pasar FxPro, dalam sebuah catatan riset.
Bitcoin naik 3,48% ke US$71.505 dan kembali menembus level US$70.000 untuk pertama kalinya sejak Juni. Namun, Bitcoin masih terkoreksi sekitar 18% sepanjang tahun ini dan berjarak sekitar 43% dari rekor tertingginya pada Oktober.
Trump Dorong Clarity Act
Sentimen positif juga datang dari Washington. Trump pada Rabu meminta Kongres mengesahkan " versi yang adil dari Clarity Act" dalam pertemuan di Gedung Putih bersama para eksekutif industri kripto.
Rancangan aturan tersebut menjadi salah satu agenda utama industri aset digital karena akan memperjelas klasifikasi aset kripto sebagai sekuritas atau komoditas. Clarity Act juga akan mempertegas pembagian kewenangan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
"Komentar Trump (pada hari Rabu) secara bertahap menunjukkan perkembangan positif karena mengisyaratkan bahwa Gedung Putih memberikan tekanan lebih langsung kepada Kongres untuk menuntaskan legislasi tersebut," ujar Bo Pei, analis U.S. Tiger Securities.
Namun, rancangan tersebut masih menghadapi hambatan di Senat. Sejumlah anggota Partai Demokrat dan beberapa anggota Partai Republik meminta aturan yang lebih ketat untuk mencegah pejabat politik, termasuk Trump, memperoleh keuntungan dari bisnis kripto mereka sendiri.
Trump sebelumnya mengungkapkan pendapatan lebih dari US$1,4 miliar dari bisnis kripto keluarganya pada 2025.
Penguatan pasar kripto turut mengerek saham perusahaan di sektor tersebut.
Coinbase Global naik 6,05%, sedangkan MicroStrategy menguat 4%. Saham produsen mesin penambangan Bitcoin Canaan melonjak 10,37%.
Penerbit stablecoin Circle naik 3,8%, sementara Robinhood menguat 0,42%.
Di pasar kripto, Ether turut naik 2,46% menjadi US$2.272, level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.(DH)