Tiga jet tempur Rafale F4 tiba dari Prancis pada Januari 2026
Senin, 29 Desember 2025

JAKARTA – Modernisasi kekuatan udara Indonesia mencapai tonggak sejarah baru. TNI Angkatan Udara (TNI AU) secara resmi menerima batch pertama dari total 42 unit jet tempur Rafale F4 pesanan pemerintah Indonesia dalam sebuah upacara di fasilitas Dassault Aviation, Mérignac, Bordeaux, Prancis, pada 28 November 2025.
Seperti dilansir dari zona-militar.com (25/12), prosesi serah terima dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi. Tiga unit pertama yang diserahkan merupakan varian kursi ganda (twin-seat) dengan nomor registrasi ekor T-0301, T-0302, dan T-0303.
Ketiga pesawat tempur generasi 4.5 ini dijadwalkan akan diterbangkan langsung (ferry flight) dari Prancis menuju pangkalan induknya di Indonesia pada Januari 2026.
"Upacara penerimaan hari ini adalah langkah penting dalam memperkuat kekuatan udara Indonesia. Kami mengapresiasi komitmen Dassault Aviation, serta dukungan Safran dan Thales, dalam memastikan kualitas dan ketersediaan Rafale," ujar Marsdya Tedi dalam sambutannya.
Proses Ketat & Pelatihan Personel Sebelum serah terima, ketiga pesawat telah melewati serangkaian uji kelayakan yang ketat, meliputi presentasi teknis sistem, inspeksi fisik menyeluruh, tinjauan dokumentasi kelaikan udara, hingga analisis operasional dan logistik.
Paralel dengan pengiriman unit, TNI AU tengah mempercepat kesiapan sumber daya manusia. Saat ini, sebanyak empat pilot dan 12 teknisi TNI AU sedang menjalani program pelatihan intensif di Prancis di bawah pimpinan Letkol Pnb Binggi Nobel.
Materi pelatihan mencakup avionik, persenjataan, dan sistem vektor, yang dikombinasikan dengan praktik langsung di hanggar serta fase profesional bersama skuadron operasional Rafale Angkatan Udara Prancis.
Negosiasi Tambahan 24 Unit Selain paket 42 unit (terdiri dari 30 kursi tunggal dan 12 kursi ganda) yang sudah disepakati, hubungan pertahanan RI-Prancis berpotensi semakin erat.
Sumber yang dekat dengan negosiasi menyebutkan bahwa Jakarta tengah mempertimbangkan pembelian tambahan sebanyak 24 unit Rafale lagi.
Wacana ini sempat menguat saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Paris pada Juli lalu, di mana beliau menjadi tamu kehormatan parade Hari Nasional Prancis.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi militer Indonesia yang lebih luas, yang juga mencakup proyek kapal selam Scorpène dan fregat ringan. (SF)