Lima investor global bicara soal prospek startup dan VC di 2026
Senin, 29 Desember 2025

JAKARTA — Sejumlah investor global memproyeksikan tahun 2026 sebagai periode transisi dari euforia menuju ketahanan bisnis. Kecerdasan buatan (AI) diperkirakan tetap menjadi penggerak utama, namun hanya startup yang memiliki nilai nyata, strategi matang, serta posisi global yang kuat yang dinilai mampu bertahan dan memenangkan persaingan.
TechCrunch dalam artiker terbaru berjudul What's ahead for startups and VCs in 2026? Investors weigh in, Jumat (26/12), mewawancarai lima investor global yaitu James Norman (Black Ops VC), Morgan Blumberg (M13), Allen Taylor (Endeavor Catalyst), Dorothy Chang (Flybridge Capital) dan Dorothy Chang (Flybridge Capital).
Lima investor investor itu ditanya untuk melihat bagaimana mereka memandang prospek pendanaan, arah investasi, pasar IPO, serta masa depan AI pada 2026. Berikut rangkuman pandangan para investor tersebut.
Apa yang dibutuhkan founder untuk dapat pendanaan di 2026?
James Norman (Managing Partner, Black Ops VC)Pendanaan di 2026 menuntut founder yang “teruji di medan perang”, bukan sekadar visioner. Investor kini lebih menaruh perhatian pada keunggulan distribusi, mesin penjualan yang dapat direplikasi, serta keahlian industri yang mendalam. Demo produk yang mengilap tak lagi cukup; yang dicari adalah bisnis yang mampu bertahan dan tumbuh dalam jangka panjang.
Morgan Blumberg (Principal, M13)Pasar pendanaan tetap terbuka bagi founder terbaik, namun dengan standar yang lebih tinggi. Pada tahap awal, khususnya aplikasi AI, jumlah pendanaan mega-seed diperkirakan menurun akibat ketatnya persaingan. Sementara di tahap Seri A dan B, investor hanya akan mendanai startup dengan bukti pertumbuhan yang sangat kuat dan pendapatan yang berkelanjutan.
Allen Taylor (Managing Director, Endeavor Catalyst)Beberapa hal ini sangat penting, yaitu skala pasar, laju pertumbuhan, dan ekonomi unit yang sehat. Founder yang berhasil menggalang dana adalah mereka yang mampu menjelaskan tidak hanya posisi perusahaan saat ini, tetapi juga arah bisnis secara realistis dalam 12 hingga 24 bulan ke depan.
Dorothy Chang (Venture Partner, Flybridge Capital)Kemudahan membangun produk dengan bantuan AI justru memperketat persaingan. Founder dituntut mengerjakan masalah besar, memiliki posisi unik untuk menang, serta membawa diferensiasi yang sulit ditiru, seperti akses data eksklusif atau wawasan yang berlawanan arus.
Shamillah Bankiya (Partner, Dawn Capital)Bagi startup yang menyasar segmen enterprise, bukti return on investment (ROI) menjadi faktor kunci. Investor ingin melihat secara jelas bagaimana produk AI mampu memberikan nilai nyata bagi pelanggan.
Area investasi apa yang paling menarik di 2026?
James NormanYang dicari adalah founder dengan pengalaman industri nyata. Di tengah komoditisasi kemampuan coding oleh AI, keunggulan kompetitif justru datang dari pengalaman lapangan dan pemahaman mendalam atas masalah industri, yang dikombinasikan dengan keunggulan distribusi sejak awal.
Morgan BlumbergYang menarik adalah industri lama yang jarang dilirik founder teknologi, di mana AI dapat memberikan lonjakan ROI yang signifikan. Selain itu, ia melihat peluang besar pada infrastruktur pengembangan model AI, embodied AI, world models, serta sektor kesehatan berbasis platform inti.
Allen Taylor (Endeavor Catalyst)Peluang terbaik saat ini justru berada di luar Amerika Serikat. Menurutnya, imbal hasil ventura yang paling menarik datang dari negara-negara seperti Polandia, Turki, dan Yunani, seiring pergeseran pusat inovasi global.
Dorothy Chang (Flybridge Capital)Yang menarik adalah founder yang membangun platform besar untuk menyelesaikan masalah berskala masif. Ia kurang tertarik pada startup yang hanya mengotomatisasi workflow spesifik dan lebih fokus pada perubahan struktural jangka panjang.
Shamillah Bankiya (Dawn Capital)Frontier berikutnya berada di persimpangan software dan hardware. Menurutnya, sebagian besar produk domestik bruto (PDB) dunia masih berasal dari industri fisik, dan solusi berbasis software saja tidak cukup untuk membuka potensi pertumbuhan global.
Apakah pasar IPO akan bangkit di 2026?
James Norman Pasar IPO diperkirakan akan mencair bukan karena kondisi yang ideal, melainkan karena perusahaan kehabisan alternatif. Valuasi besar di pasar privat tanpa likuiditas dinilai tidak berkelanjutan, sehingga IPO menjadi jalur penting untuk penemuan harga dan likuiditas nyata.
Morgan Blumberg Saya antrean panjang perusahaan teknologi besar yang siap melantai di bursa. Ia menilai satu IPO raksasa, khususnya dari perusahaan AI, berpotensi menjadi pemicu kebangkitan pasar secara luas.
Allen Taylor Saya prediksi 2026 akan menjadi tahun besar bagi IPO, tidak hanya di New York tetapi juga di pasar-pasar yang selama ini kurang diperhitungkan, seperti Arab Saudi. Menurutnya, kebangkitan IPO akan bersifat global.
Dorothy Chang Kami akan melakukan lebih sedikit investasi, namun dengan ukuran cek yang lebih besar. Strategi ini bertujuan memperkuat kepemilikan pada founder dengan tingkat keyakinan tinggi.
Shamillah Bankiya Kebangkitan IPO memerlukan katalis besar, seperti lonjakan biaya energi atau tekanan pendapatan yang signifikan di industri AI.
Bagaimana pandangan Investor terhadap pasar Modal Ventura di 2026?
James NormanTahun 2026 sebagai fase “penyaringan” bagi industri modal ventura. Manajer dana tanpa rekam jejak yang kuat dan akses deal yang unik diperkirakan akan kesulitan bertahan di tengah keterbatasan likuiditas.
Morgan Blumberg Optimistis 2026 akan menjadi vintage yang kuat, seiring AI masih berada pada tahap awal transformasi. Ia mendorong startup portofolionya untuk membangun bisnis jangka panjang dan memperkuat neraca keuangan.
Allen Taylor Ekosistem ventura kini memiliki perangkat likuiditas yang lebih lengkap, mulai dari akuisisi, pasar sekunder, hingga IPO. Hal ini dinilai penting bagi founder yang membangun perusahaan dengan horizon 10 hingga 20 tahun.
Shamillah Bankiya Perusahaan hebat dapat lahir di setiap siklus ekonomi, termasuk di tengah ketidakpastian.
Bagaimana Nasib Euforia AI di 2026?
James Norman Tahun 2026 akan menjadi masa peralihan dari sekadar rasa ingin tahu terhadap AI menuju aplikasi nyata dan skala bisnis. Investor kini mencari pemanfaatan AI yang mampu melipatgandakan efisiensi di pasar tradisional berskala besar.
Morgan Blumberg Saya perkirakan konsolidasi di sektor AI yang padat, termasuk melalui akuisisi, acquihire, dan penutupan startup, seiring konsentrasi pasar pada pemain tertentu.
Allen Taylor Saya prediksi AI tidak lagi diperlakukan sebagai kategori terpisah. Pada akhir 2026, AI akan menjadi bagian inheren dari seluruh perusahaan teknologi.
Dorothy Chang Investasi AI mulai bergeser dari infrastruktur dan teori menuju penciptaan nilai bisnis nyata di tingkat aplikasi.
Shamillah Bankiya AI akan tetap menjadi topik utama, kecuali terjadi krisis besar yang secara drastis mengubah kondisi pasar.
Apa Kejutan yang Mungkin Terjadi di 2026?
James Norman Saya prediksi berakhirnya era “ChatGPT first”, yang digantikan oleh pendekatan multi-model. Startup pemenang adalah mereka yang mampu mengorkestrasi berbagai model AI secara efisien dan membangun workflow proprietary.
Morgan Blumberg Semakin banyak startup yang sukses hanya dengan satu atau dua putaran pendanaan, berkat efisiensi yang didorong oleh perangkat AI.
Allen TaylorSaya melihat potensi kebangkitan besar IPO global, termasuk dari Timur Tengah dan Amerika Latin, yang berpeluang mengubah persepsi tentang pusat kepemimpinan teknologi dunia.(SF)