Ray Dalio sarankan kurangi obligasi, tambah emas dan bitcoin
Minggu, 23 Agustus 2026
JAKARTA – Investor kawakan Ray Dalio menyarankan pengurangan kepemilikan obligasi, digantikan emas dan bitcoin.
Saran itu disampaikan lewat unggahan di LinkedIn pada Jumat (21/8).
Dikutip dari Cointelegraph, pendiri Bridgewater Associates itu menilai porsi 10% hingga 15% emas dapat menurunkan risiko.
Ia menempatkan emas dan bitcoin sebagai aset yang perlu kelebihan bobot dibanding obligasi.
Alasannya adalah risiko dari konflik politik domestik dan geopolitik eksternal.
"Dugaan saya, krisis itu datang dalam tiga tahun, kurang lebih dua tahun, bila arah ini tidak berubah," kata Dalio.
Unggahan tersebut merupakan bagian dari serial tulisannya mengenai cara negara jatuh bangkrut.
Kondisi fiskal Amerika Serikat menjadi dasar utama argumennya.
Seperti dilaporkan CryptoPotato yang mengutip CNBC, penerimaan federal tahun ini diperkirakan US$5,5 triliun.
Belanja pemerintah pada periode yang sama ditaksir mencapai US$7,5 triliun.
Selisih keduanya menghasilkan defisit sekitar US$2 triliun.
Defisit itu setara sekitar 27% dari total belanja pemerintah.
Pada saat bersamaan, utang pemerintah senilai US$10 triliun harus dibiayai ulang.
Beban bunga saja sudah mendekati US$1 triliun.
Utang nasional Amerika Serikat menembus US$40 triliun pada pekan ini.
Imbal hasil obligasi bertenor panjang juga naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun.
Tenor 30 tahun bahkan sempat menyentuh level yang tidak terlihat sejak 2007.
Dalio tidak berhenti pada peringatan dan turut menawarkan resep kebijakan.
Ia mengusulkan defisit federal dipangkas dari sekitar 6% menjadi 3% terhadap produk domestik bruto.
Caranya melalui pemotongan belanja, kenaikan penerimaan pajak, dan penurunan biaya pinjaman.
Untuk investor perorangan, ia menyarankan diversifikasi lintas negara dan kelas aset.
Fokusnya diarahkan pada negara dengan posisi keuangan yang kuat.
Eksposur pada surat utang dikurangi, digantikan emas dan bitcoin dalam porsi lebih kecil.
Sikap Dalio terhadap bitcoin sendiri sudah berubah beberapa kali.
Seperti dikutip Blockonomi, pada 2022 ia menyebut alokasi 1% hingga 2% bitcoin sebagai wajar.
Pada Juli 2025, ia mengaku memiliki bitcoin, tetapi tidak banyak.
Ketika itu ia menyarankan alokasi hingga 15% untuk bitcoin dan emas secara gabungan.
Kini emas saja memperoleh porsi 10% hingga 15%, dengan bitcoin sebagai tambahan.
Meski demikian, pendiriannya mengenai keterbatasan bitcoin tidak berubah.
Ia berulang kali menyatakan bitcoin tidak dapat menggantikan emas sebagai penyimpan nilai.
Alasan yang dikemukakannya mencakup ancaman komputasi kuantum dan keterbatasan privasi.
Dalio tidak merinci instrumen atau bentuk kepemilikan bitcoin yang ia maksud.
Ia juga tidak menyebut tenggat waktu bagi investor untuk melakukan penyesuaian.
Komentar tersebut muncul setelah pekan yang kuat bagi kedua aset.
Bitcoin melonjak dari US$64.000 menuju hampir US$80.000 sepanjang pekan.
Emas pada periode sama naik dari US$4.000 ke US$4.600 per ons.
CryptoPotato mencatat reli bitcoin pekan ini menjadi yang terkuat dalam lebih dari tiga tahun.
Reli itu bermula dari pengumuman Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent.
Ia menyatakan akan memperbesar pembelian kembali obligasi pemerintah bertenor panjang.
Pengumuman tersebut segera menekan imbal hasil dan melemahkan dolar Amerika Serikat.
Dalio memperingatkan penundaan tindakan hingga ekonomi memburuk akan mempersulit penyelesaian.
"Ketika ekonomi berkontraksi, kebutuhan pinjaman pemerintah meningkat banyak," ujarnya.
Ia menambahkan transisi politik dan konflik militer bisa mempercepat atau menunda krisis.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran turut menekan harga energi serta inflasi.
Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga.
Di pasar prediksi Polymarket, peluang kenaikan suku bunga acuan melampaui 50%.
Investor yang enggan membiayai defisit besar dapat menuntut imbal hasil lebih tinggi.
Pilihan lainnya adalah intervensi moneter yang berisiko melemahkan dolar dan memicu inflasi.
Kedua skenario itu memperkuat argumen Dalio soal aset yang tidak dapat diterbitkan pemerintah.
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$77.000 pada Sabtu (22/8).
Dalio mendirikan Bridgewater Associates dan pernah dikenal sebagai kritikus keras aset kripto.
Kekayaan bersihnya ditaksir lebih dari US$15 miliar.