CYBR raih kontrak Kementerian Pertahanan Rp1 triliun, saham melesat

Senin, 29 Desember 2025

image

JAKARTA – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) melalui anak usahanya telah menandatangani kontrak senilai US$60 juta atau sekitar Rp1 triliun untuk proyek Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Direktur CYBR, Doni Mora, mengatakan kontrak itu diperoleh melalui PT ITSEC Cyber Academy, anak usaha dengan kepemilikan 99%.

“ITSEC Cyber & AI Academy ditunjuk untuk menyelenggarakan pelatihan Cybersecurity dan AI dengan kurikulum yang disusun mengacu pada standar internasional,” kata Doni, dalam keterangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (29/12) hari ini.

Doni menambahkan kontrak itu berasal dari PT Republik Technetronic Nusantara (RTN), perusahaan penyedia layanan bagi Kemenhan. Periode pelaksanaan kontrak akan berlangsung selama 4 tahun.

Selain itu, kata Doni, keterlibatan Kemenhan dalam kontrak ini berada dalam konteks end-user lewat RTN.

“Sedangkan ITSEC Cyber & AI Academy bertindak sebagai pelaksana pelatihan sesuai ruang lingkup kerja sama yang disepakati pada kontrak,” jelas Doni.

Menurut laporan keuangan, ITSEC Cyber & AI Academy adalah anak usaha yang didirikan oleh CYBR pada 26 Maret 2025. Perusahaan ini bergerak di bidang edukasi IT dan memiliki total aset Rp10,8 miliar.

Perlu diketahui, kontrak yang diperoleh ITSEC bersifat material karena nilainya lebih dari 5 kali terhadap total ekuitas perseroan per 30 September 2025.

Menurut data IDNFinancials.com, harga saham CYBR melesat 18,93% atau 265 poin ke level Rp1.665 per lembar, hingga pukul 10.00 WIB hari ini. Kenaikan ini menambah tingkat capital gain yang diberikan oleh CYBR menjadi 322% sejak awal tahun. (KR)