Perusahaan milik kampus UGM bersiap IPO, targetkan dana Rp45,2 miliar
Senin, 24 Agustus 2026
JAKARTA - PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP), entitas usaha yang berfokus pada hilirisasi alat kesehatan dan produk herbal hasil riset Universitas Gadjah Mada (UGM), akan mrlakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).Berdasarkan data prospektus, Perseroan melepas sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru atau setara 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan memasang harga penawaran awal (bookbuilding) di kisaran Rp130 hingga Rp140 per saham, SWAP membidik perolehan dana segar hingga Rp45,22 miliar.Penggunaan dana IPO pun telah dirancang untuk penguatan modal kerja, ekspansi fasilitas, dan penyehatan struktur keuangan.Porsi terbesar dana IPO akan dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional, pemasaran, hingga pengembangan produk medis inovatif seperti stent jantung dan ventilator neonatal. Selain itu, SWAP mengalokasikan sekitar Rp12,2 miliar untuk belanja modal (capex), khususnya pembangunan fasilitas manajemen dan distribusi baru seluas 1.450 m² di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Sisa dana bersih lainnya sebesar Rp2 miliar akan dimanfaatkan untuk pelunasan kewajiban kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri, pemegang saham utama SWAP dengan porsi 97,16%, dan Yayasan UGM.
Dalam aksi korporasi ini, PT Sukadana Prima Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Adapun rangkaian jadwal IPO SWAP adalah sebagai berikut:
Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 24–27 Agustus 2026
Tanggal Efektif: 31 Agustus 2026
Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 2–8 September 2026
Tanggal Penjatahan: 8 September 2026
Tanggal Distribusi: 9 September 2026
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 9 September 2026
Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 10 September 2026.
Berdasarkan prospektus IPO SWAP, selain PT Gama Multi Usaha Mandiri, UGM kini tercatat masih memiliki 2,69% saham Perseroan, sedangkan PT Radio Swaragama memiliki 0,08%, dan Bondan Ardiningtyas 0,07%. (DK/ZH)