Nvidia tertarik investasi Perplexity saat valuasi tembus US$30 miliar
Senin, 24 Agustus 2026
TIONGKOK - Nvidia NVDA.O sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi di Perplexity sebagai bagian dari putaran pendanaan ekuitas yang akan membuat valuasi perusahaan rintisan AI tersebut mencapai lebih dari US$30 miliar, menurut laporan The Information pada Minggu (22/8), yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Putaran pendanaan ini akan meningkatkan valuasi Perplexity lebih dari 50% dibandingkan pendanaan sebelumnya setahun lalu, menurut laporan tersebut.
Seperti dikutip Reuters, pendapatan tahunan Perplexity yang disetahunkan (annualized revenue) telah meningkat menjadi lebih dari US$750 juta, dari kurang dari US$250 juta pada awal tahun, menurut laporan itu.
Sebagian pertumbuhan pendapatan tersebut didorong oleh Perplexity Computer, agen AI berbasis cloud yang digunakan para profesional untuk mengotomatiskan berbagai tugas berbasis komputer, tambah laporan tersebut dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah ini.
Perplexity menolak berkomentar mengenai laporan The Information, sementara Nvidia belum segera menanggapi permintaan komentar.
The Information melaporkan pada September tahun lalu bahwa Perplexity telah memfinalisasi valuasi sebesar US$20 miliar.
Awal tahun ini, Perplexity menandatangani kesepakatan senilai US$750 juta dengan Microsoft MSFT.O untuk menggunakan layanan cloud Azure milik Microsoft, menurut laporan Bloomberg News.
Perplexity berencana untuk melantai di bursa (IPO) pada 2028, terlepas dari bagaimana respons pasar terhadap pencatatan saham Anthropic dan OpenAI, kata CEO Perplexity Aravind Srinivas dalam wawancara dengan CNBC pada Juni.
Para pendukung utama startup tersebut, selain Nvidia, termasuk pendiri Amazon Jeff Bezos dan SoftBank Group Jepang 9984.T. (DK)