HKEX catat pengiriman fisik emas tembus 145 kilogram

Selasa, 25 Agustus 2026

image

JAKARTA – Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX), bursa utama Asia, mencatat pengiriman 145 kilogram emas.

Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar 63 kilogram yang ditetapkan pada Desember 2018.

Seperti dikutip South China Morning Post, lonjakan aktivitas ini menyusul peluncuran ulang kontrak pada Juli.

Bursa mengaktifkan insentif pemotong biaya perdagangan senilai US$1 per kontrak hingga Juni 2027.

Langkah itu berhasil menarik lebih dari 30 peserta pasar dalam kurun waktu enam minggu.

Volume perdagangan harian rata-rata mencapai 9.974 kontrak dengan nilai total US$1,35 miliar.

Seperti dikutip FXStreet, sistem penyelesaian terpusat kini tengah diujicobakan untuk meningkatkan likuiditas pasar komoditas.

Kemitraan Delivery Connect juga memungkinkan transfer logam antara Hong Kong dan Shanghai.

Seperti dikutip The Standard, pergerakan harga logam juga dipicu kebijakan departemen keuangan Amerika Serikat terkait pembelian obligasi.

Harga tercatat diperdagangkan di kisaran US$4.540 per troy ounce pada Jumat.

Seperti diurai Discovery Alert, regulasi ini merespons sanksi perdagangan yang menargetkan beberapa perusahaan tambang emas Tiongkok.

Asosiasi emas Tiongkok menyatakan keputusan tersebut melanggar prinsip pasar dan mengganggu rantai pasokan global.

Perseroan sebelumnya juga berencana memperluas kapasitas penyimpanan logam menjadi lebih dari 2.000 ton.

Ekspansi tersebut dijadwalkan tuntas dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Kondisi tersebut sejalan dengan pergeseran pusat perdagangan komoditas dari Barat ke Timur.

Infrastruktur regional kini berupaya menawarkan alternatif penyelesaian yang independen dari sistem dolar.

Langkah ini mengukuhkan ambisi kota tersebut menjadi pusat perdagangan emas global.