IHSG naik 1,25% usai 2 pekan koreksi, sektor teknologi tertinggal
Senin, 29 Desember 2025

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,25% atau 106,35 poin ke level 8.644,26 pada perdagangan Senin (29/12) hari ini, setelah menyentuh level terendah 8.545 dan tertinggi 8.652.
Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp22,84 triliun, melibatkan perdagangan 41,1 miliar lembar saham.
Sepuluh dari sebelas indeks sektoral mencatat kinerja positif, sementara sektor teknologi turun 1,17%.
Analis Phintraco Sekuritas menilai penguatan IHSG hari ini membuka peluang rebound di hari perdagangan berikutnya, karena indikator Stochastic RSI telah membentuk golden cross di area oversold.
“Hal ini juga didukung oleh kenaikan volume beli,” kata analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan usai penutupan perdagangan.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 464 saham mencatat kenaikan harga. Sementara 213 saham melemah.
Tiga saham yang mencatatkan transaksi terbesar yaitu PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dengan nilai transaksi Rp2,24 triliun. Berikutnya disusul oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp2,01 triliun dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp948,43 miliar.
Harga saham DEWA melesat 23,21% sejak pembukaan perdagangan, sementara harga saham BUMI hanya naik 1,10% dan ANTM 2,48%.
Menurut data IDNFinancials.com, IHSG mencatat penurunan 1,92% dalam 2 pekan perdagangan yang berakhir pada 24 Desember 2025.
Meskipun demikian, IHSG telah naik lebih dari 20% sejak awal tahun. (KR)