Inflasi AS dorong harga emas turun 1,3% ke US$4.595,93

Kamis, 27 Agustus 2026

image

JAKARTA - Harga emas turun lebih dari 1% pada perdagangan Rabu (26/8), setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) menunjukkan angka yang secara umum sesuai dengan ekspektasi.

Data tersebut mendorong ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan depan.

Seperti dikutip Reuters, harga emas spot turun 1,3% menjadi US$4.595,93 per troy ounce pada pukul 13.57 waktu setempat atau 17.57 GMT. Sehari sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level tertinggi sejak 14 Mei.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melemah 0,9% menjadi US$4.653,30 per troy ounce.

Penguatan dolar AS turut menekan harga emas. Indeks dolar naik 0,3%, sehingga membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Pergerakan harga emas menjelang rilis data hari ini hanyalah aksi ambil untung... Data PCE tercatat sebagian besar sesuai dengan ekspektasi, sehingga saat ini harga bergerak konsolidasi dalam kisaran perdagangan kemarin," ujar Peter Grant, Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior di Zaner Metals.

Data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index, yang menjadi salah satu acuan The Fed dalam menetapkan target inflasi, naik 3,7% dalam 12 bulan hingga Juli. Data tersebut dirilis Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS pada Rabu (26/8).

Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari proyeksi ekonom yang disurvei Reuters sebesar 3,6%. Pasar kemudian meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan depan.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga pada bulan depan sebesar 40%, naik dari 36% sebelum data inflasi dirilis. Sementara itu, probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga berada di level 60%.

“Saya pikir tren naik emas mulai ⁠menunjukkan kembali dirinya. Jadi saya melihat potensi kembali di atas $5.000 tahun ini,” kata Grant. Ia menambahkan, harga emas berpotensi mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal II 2027.

Dari sisi geopolitik, Iran dan Oman masih membahas rincian kesepakatan terkait Selat Hormuz. Seorang sumber senior Iran mengatakan pembahasan tersebut masih berlangsung setelah Garda Revolusi Iran menyebut kedua negara telah menyepakati mekanisme pembagian jalur perairan dan pendapatannya.

Sementara itu, harga perak spot turun 1% menjadi US$67,93 per troy ounce. Platinum melemah 1,4% menjadi US$1.831,67, sedangkan palladium turun 0,1% menjadi US$1.324,63 per troy ounce.(DH)