Fidelity boleh stake 100% dua produk kriptonya, tanpa fasilitas kredit
Kamis, 27 Agustus 2026
JAKARTA – Fidelity memberi wewenang kepada dua produk kripto berbasis bursanya untuk melakukan staking hingga 100% aset.
Dikutip dari CryptoSlate, ketentuan itu tercantum dalam prospektus 21 Agustus. Staking merupakan proses mengunci aset kripto untuk membantu mengamankan jaringan.
Pemiliknya memperoleh imbal hasil sebagai kompensasi atas penguncian tersebut. Struktur dana berbasis bursa menambahkan satu lapis perantara pada proses itu.
Pemegang unit tidak melakukan staking sendiri, melainkan lewat sponsor dananya. Tidak ada syarat minimum staking pada kedua produk.
Wewenangnya berlaku dalam kondisi pasar normal. Sponsor FD Funds Management dapat menyisakan sebagian aset yang tidak di-stake.
Sisa itu diperuntukkan bagi penebusan yang dapat diperkirakan, biaya, perlindungan aset, dan program likuiditas. Angka 100% merupakan plafon wewenang, bukan bukti bahwa kedua dana sudah sepenuhnya di-stake.
Posisi keduanya berbeda cukup jauh. Per 30 Juni, FSOL menempatkan 1.675.797 SOL dari 1.687.589 SOL yang dipegangnya.
Nilai wajarnya tercatat US$126,3 juta dengan aset bersih US$127,079 juta. Rasio staking 30 hari terakhirnya mencapai 99,64%.
FETH berada pada titik yang berbeda. Laporan 30 Juni-nya mencantumkan 476.311 ether dengan aset bersih US$758,609 juta.
Tidak ada baris yang mencatat jumlah ether yang di-stake. Fidelity mengubah pengaturan trust dan kustodinya pada Agustus.
Prospektus barunya menyebut bahwa staking akan dimulai secepat mungkin setelah 21 Agustus. Jumlah yang sudah di-stake tidak diungkapkan.
Perlu dicatat, seluruh angka tersebut merupakan potret per akhir Juni. Nilai aset bersih FETH sendiri sudah bertambah sejak tanggal itu.
Sejumlah laporan pada pertengahan Agustus menyebut angkanya mendekati US$898 juta. Pembagian imbal hasilnya diatur dengan proporsi tetap.
Seperti dilaporkan Bloomingbit, 15% imbal hasil staking dibayarkan sebagai biaya terkait. Sisanya sebesar 85% menjadi milik dana.
Porsi itu dapat dipakai untuk biaya dana dan distribusi tunai triwulanan. Penebusan dan penambahan staking juga termasuk peruntukannya.
Distribusinya tidak dijamin dan dapat diubah maupun dihentikan. Pertanyaan terbesar produk ini justru bukan pada imbal hasilnya.
Aset yang di-stake tidak dapat dicairkan seketika. Validator harus keluar lebih dulu melalui antrean jaringan.
Ethereum tidak memiliki durasi keluar yang pasti. Solana memungkinkan dana mendapatkan kembali kendali penuh lebih cepat.
Ketimpangan itu menciptakan asimetri yang menarik. FSOL berjalan di 99,64% pada jaringan yang keluarnya lebih cepat.
FETH justru baru akan memulai staking pada jaringan yang antreannya tanpa kepastian. Fidelity menyiapkan tiga lapis penanganan bila penebusan terhambat.
Cadangan yang tidak di-stake menjadi bantalan pertama. Bila cadangan tidak cukup dan proses keluar melewati jendela penyelesaian normal, waktunya dapat diperpanjang.
Bila masih belum memungkinkan, penebusan dibayarkan tunai sebagian atau seluruhnya. Pembayarannya memakai harga indeks dana pada tanggal pemesanan yang berlaku.
Seluruh opsi tersebut bersifat diskresioner, bukan perlindungan otomatis. Belum satu pun di antaranya pernah dipakai.
Ada satu hal lain yang absen pada tanggal prospektus. Tidak satu pun trust memiliki fasilitas kredit hingga 21 Agustus.
Fidelity menjalankan program manajemen risiko likuiditas untuk menutupi celah itu. Programnya mencakup pemantauan harian atas aset yang tersedia.
Komite penilaian wajar dan manajemen risiko likuiditasnya melakukan tinjauan tahunan. Sumber likuiditas potensial yang didaftarkan mencakup pengaturan kredit.
Pengalihan posisi validator kepada pihak ketiga juga masuk daftar. Perjanjian penundaan penyelesaian menjadi opsi berikutnya.
Token staking likuid disebut sebagai kemungkinan, dengan catatan pembatasan regulasi. Prospektusnya memperingatkan bahwa keterlambatan dapat mengganggu pemrosesan penebusan tepat waktu.
Penyimpangan terhadap nilai aktiva bersih menjadi salah satu risikonya. Dana juga berpotensi harus meminjam atau menjual aset lain.
Jalur perizinannya sendiri berlangsung sekitar sebulan. Seperti dikutip Yahoo Finance, FD Funds Management mengajukan amandemen Formulir S-3 pada 24 Juli.
Pengajuan itu memperbarui pernyataan pendaftaran yang dinyatakan efektif pada 31 Juli 2025. Tidak ada efek tambahan yang didaftarkan dalam amandemen tersebut.
Perubahan ini sejalan dengan tren memasukkan imbal hasil proof-of-stake ke produk keuangan konvensional.