Asing gencar jual saham Grup Bakrie, IHSG turun 0,41% di sesi I
Selasa, 30 Desember 2025

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,41% atau 35,19 poin ke level 8.609,07 pada perdagangan sesi pertama Selasa (30/12).
Sejak pembukaan, IHSG bergerak konsisten di zona merah dengan level terendah 8.584,87 dan tertinggi 8.645,13.
Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp11,41 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 22,27 miliar lembar di sesi pertama. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 358 saham menguat, 289 saham melemah, dan 158 saham stagnan.
Di tengah pelemahan IHSG, investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net sell senilai Rp728 miliar di sesi pertama. Berdasarkan volume perdagangan, asing juga membukukan net sell 235,99 juta lembar saham di seluruh pasar.
Saham-saham yang mencatat net sell terbesar yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dua emiten milik Grup Bakrie. Berikutnya disusul oleh PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD).
Di sisi lain, sejumlah saham yang mencatat net buy atau pembelian bersih oleh investor asing adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO), PT PP Presisi Tbk (PPRE), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Berikut ini daftar 5 saham dengan Net Foreign Sell dan Net Foreign Buy terbesar pada perdagangan sesi I:
Top 5 Net Foreign Sell
Top 5 Net Foreign Buy
(KR)