Anggaran capai Rp177 triliun, program MBG baru 80 juta penerima

Selasa, 30 Desember 2025

image

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah Indonesia diperkirakan baru akan menjangkau 80 juta penerima hingga April 2025, meleset dari target awal.Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada Senin (29/12).Zulkifli mengatakan, program tersebut sebelumnya ditargetkan menjangkau sekitar 55 juta penerima pada awal Januari.Pernyataan itu disampaikannya usai rapat dengan sejumlah instansi pemerintah yang membahas cadangan pangan untuk tahun 2026.Seperti dikutip reuters.com, Senin (29/12), program MBG merupakan janji kampanye unggulan Presiden Prabowo Subianto pada Pemilu 2024, dengan sasaran penyaluran bantuan pangan kepada hingga 83 juta anak sekolah dan ibu hamil.Namun, implementasinya menuai kontroversi karena biaya yang besar serta meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan pangan.Sejak diluncurkan pada Januari 2025, lebih dari 11.000 anak di seluruh Indonesia dilaporkan mengalami keracunan makanan, berdasarkan data lembaga yang mengawasi pelaksanaan program tersebut.Prabowo awalnya menargetkan pelaksanaan penuh program rampung pada akhir 2025. Namun, pada Oktober lalu, target itu direvisi turun menjadi sekitar 70 juta penerima akibat keterbatasan jumlah dapur.Zulkifli tidak menjelaskan alasan penurunan target kembali dilakukan.Sebagai informasi, Untuk tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan Rp171 triliun (sekitar US$10,19 miliar) bagi program tersebut sesuai target awal.

Sementara, anggaran tahun 2026 direncanakan meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp335 triliun. (DK)