Dalimin Juwono mundur dari FAST usai 51 tahun bersama Gelael Group

Jumat, 28 Agustus 2026

image

JAKARTA – PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), emiten yang menaungi gerai KFC di Indonesia, mengumumkan pengunduran diri salah satu direkturnya, Justinus Dalimin Juwono, pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Justinus Dalimin Juwono telah berkarir di Grup Gelael dan FAST sejak tahun 1989. Kini, ia menjabat sebagai Direktur I yang membawahi bagian bidang keuangan, sekaligus bertugas sebagai Sekretaris Korporasi Perseroan.

“Bersama ini kami sampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Dalimin Juwono selaku Direktur I, yang diterima oleh Perseroan pada tanggal 27 Agustus 2026,” tulis Wachjudi Martono, Direktur V FAST, Jumat (28/8).

Justinus Dalimin Juwono merupakan sosok yang tak asing di Grup Gelael. Melansir laman resmi Perseroan, ia bahkan telah mengawali karirnya di PT Gelael Supermarket pada 1975 – sebelum FAST didirikan Keluarga Gelael pada 1978.

Justinus Dalimin Juwono pernah menjabat sebagai Asisten Direktur Gelael Group pada 1989-1991. Kini, ia juga masih mengemban tugas sebagai Direktur PT Gelael Supermarket.

Namun, hingga akhir masa tugasnya, ia tak memegang sepersen pun saham FAST.

“Saat ini, tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan dari pengunduran diri tersebut,” imbuh pihak FAST.

Saham FAST sendiri masih dikendalikan oleh Keluarga Gelael lewat PT Gelael Pratama yang memiliki 41,18% saham FAST per Juli 2026, dengan pemilik manfaat akhir Elisabeth Gelael.

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) milik Grup Salm juga tercatat sebagai pemegang saham FAST dengan porsi 37, 51%, dan Anthoni Salim masih memegang jabatan sebagai Presiden Komisaris FAST. (ZH)