BYD FCB Ti 9 tawarkan jarak tempuh hingga 2.300 km
Minggu, 30 Agustus 2026
JAKARTA – BYD luncurkan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) berukuran besar. Kali ini, sub-merek Fang Cheng Bao (FCB) memperkenalkan FCB Ti 9 yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 2.300 kilometer dalam sekali pengisian bahan bakar dan listrik.
FCB Ti 9 diperkenalkan secara resmi dalam Chengdu Auto Show 2026 di China. Model tersebut saat ini dipasarkan untuk pasar domestik China, meski terdapat peluang untuk diperkenalkan ke pasar Eropa menyusul langkah ekspansi sejumlah model FCB sebelumnya.
Fang Cheng Bao merupakan merek kendaraan yang berada di bawah BYD dan saat ini fokus pada pasar China.
Ti 9 mengandalkan mesin bensin 1,5 liter turbocharged yang menghasilkan tenaga 154 horsepower (hp). Mesin tersebut dikombinasikan dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga puncak gabungan hingga 536 hp.
Seperti dikutip newatlas.com, sistem penggeraknya mendapatkan pasokan energi dari baterai berkapasitas 66,5 kilowatt-hour (kWh).
BYD mengklaim baterai tersebut mampu memberikan jarak tempuh hingga 310 kilometer dalam mode listrik murni atau electric vehicle (EV).
Dengan dukungan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE), total jarak tempuh Ti 9 diklaim dapat mencapai 2.300 kilometer.
Selain jarak tempuh, teknologi pengisian daya menjadi salah satu fitur yang ditonjolkan BYD.
Perusahaan mengklaim baterai Ti 9 dapat diisi dari 10% menjadi 97% hanya dalam waktu sekitar sembilan menit menggunakan teknologi Flash Charging berkapasitas hingga 1.500 kW.
SUV Besar Enam KursiDi balik kemampuan jarak tempuh tersebut, Ti 9 merupakan SUV berukuran besar dengan konfigurasi hingga enam kursi. Kendaraan ini memiliki panjang 5.270 milimeter dengan bobot sekitar 2,9 ton.
Dimensi tersebut membuat Ti 9 berukuran lebih besar dibandingkan sejumlah SUV full-size premium seperti Mercedes-Benz GLS dan BMW X7.
Kapasitas baterai 66,5 kWh juga tergolong besar untuk kendaraan PHEV.
Dengan jarak tempuh listrik hingga 310 kilometer, pemilik kendaraan berpotensi menggunakan Ti 9 sebagai kendaraan listrik untuk aktivitas harian sebelum mengandalkan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Ketika baterai mulai berkurang dalam perjalanan panjang, mesin pembakaran internal dapat berfungsi sebagai sumber tenaga tambahan sehingga kendaraan tidak sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Dari sisi desain, Ti 9 mengusung tampilan SUV besar dengan pilar berwarna hitam, kap mesin tinggi, fender berukuran besar, kaca spion besar, serta gagang pintu yang sebagian tersembunyi.
Model ini menggunakan pelek berukuran 22 inci dengan desain center cap floating dan kaliper rem depan berwarna merah.
Dokumen regulasi juga menunjukkan bahwa Ti 9 akan tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi interior, yakni lima, enam, dan tujuh penumpang.
Pada bagian depan, kendaraan menggunakan lampu berbentuk persegi panjang yang terintegrasi. Sementara bagian belakang mengusung lampu vertikal berukuran besar.
Ti 9 juga menggunakan sistem penggerak roda belakang serta sistem suspensi hidrolik DiSus-P Ultra. Untuk mendukung fitur bantuan berkendara, sensor LiDAR ditempatkan pada bagian atap kendaraan.
Penjualan Dimulai Akhir 2026Fang Cheng Bao hingga kini masih memiliki cakupan penjualan yang terbatas di China. Merek tersebut telah menjual sekitar 29.613 unit di pasar domestiknya, dengan portofolio kendaraan yang berada dalam ekosistem merek Formula Leopard, Denza, dan BYD.
Penjualan domestik FCB Ti 9 dijadwalkan dimulai pada akhir 2026.
Model ini juga perlu dibedakan dari FCB Ti 7 yang memiliki desain serupa. Ti 7 telah diperkenalkan di Inggris dengan harga mulai £47.995 atau sekitar US$65.465.
Dengan posisi Ti 9 sebagai model yang lebih besar, terdapat peluang kendaraan tersebut mengikuti jejak Ti 7 untuk memasuki pasar Eropa pada akhir 2026 atau awal 2027.
Di tengah persaingan SUV berukuran besar, keunggulan utama Ti 9 berada pada kombinasi sistem PHEV dan klaim jarak tempuh hingga 2.300 kilometer.
Angka tersebut menjadi salah satu klaim jarak tempuh terbesar di segmen PHEV dan berpotensi menjadi daya tarik utama BYD dalam memperluas pasar kendaraan elektrifikasinya. (GA)