Tiongkok kembangkan baterai litium berkepadatan energi 602,5 Wh/kg

Minggu, 30 Agustus 2026

image

JAKARTA – Tim gabungan Tianmushan Lab dan Universitas Tsinghua di China mengembangkan baterai logam litium dengan kepadatan energi mencapai 602,5 Wh/kg, yang berpotensi meningkatkan durasi penerbangan drone dan membuka peluang penggunaan baterai berenergi tinggi pada berbagai aplikasi lainnya.

Mengutip Interesting Engineering, baterai tersebut dikembangkan menggunakan aditif elektrolit baru yang dirancang untuk melindungi kedua elektroda.

Teknologi ini ditujukan untuk mengatasi sejumlah persoalan yang selama ini menjadi hambatan dalam pengembangan baterai logam litium berenergi tinggi.

Penelitian tersebut secara khusus menyasar tiga tantangan utama, yakni stabilitas baterai, masa pakai siklus, dan aspek keamanan. Ketiga faktor tersebut menjadi pertimbangan penting dalam mendorong teknologi baterai berenergi tinggi menuju penggunaan komersial.

Kepadatan Energi Capai 602,5 Wh/kg

Sebagai perbandingan, baterai lithium-ion komersial yang banyak digunakan saat ini umumnya menggunakan anoda grafit. Teknologi tersebut telah mendekati batas teoretis kepadatan energi sekitar 350 Wh/kg.

Penggunaan logam litium sebagai material anoda menawarkan potensi kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.

Namun, teknologi tersebut selama ini menghadapi persoalan terkait stabilitas dan keamanan yang membuat pengembangannya untuk penggunaan komersial menjadi lebih kompleks.

Pengembangan baterai dengan kepadatan energi mencapai 602,5 Wh/kg tersebut menunjukkan adanya peluang untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan energi tanpa harus meningkatkan ukuran baterai secara proporsional.

Bagi industri drone, peningkatan kepadatan energi dapat menjadi faktor penting karena bobot baterai memiliki pengaruh langsung terhadap waktu terbang dan daya angkut.

Meski demikian, penerapan teknologi tersebut secara luas masih bergantung pada kemampuan pengembang untuk mempertahankan stabilitas, siklus penggunaan, serta tingkat keamanan baterai dalam kondisi operasional nyata. (GA)