CDIA terima pinjaman US$200 juta dari Bangkok Bank
Rabu, 31 Desember 2025

JAKARTA – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), bagian dari Chandra Asri Group milik taipan Prajogo Pangestu, mengamankan pinjaman jumbo senilai US$200 juta – atau setara dengan Rp3,34 triliun – dari Bangkok Bank Public Company Limited (BBL).
Pinjaman ini merupakan upaya CDIA untuk mengelola keuangan jangka panjang dan menjaga struktur pendanaan yang baik, serta akan digunakan untuk keperluan umum korporasi Perseroan.
“Perseroan memandang perlu untuk memperoleh sumber pembiayaan yang dapat mendukung kegiatan usaha Perseroan secara berkelanjutan,” tambah manajemen dalam keterbukaan informasi, Rabu (31/12).
Pinjaman berjangka (term loan) ini akan dikenakan bunga SOFR ditambah margin tertentu, dan akan berlaku selama enam bulan sejak tanggal perjanjian.
Transaksi kredit ini merupakan transaksi material, karena melebihi 20% ekuitas CDIA per Juni 2025, yang tercatat mencapai US$995,99 juta.
“Namun, mengingat fasilitas pinjaman berjangka dalam transaksi ini diterima secara langsung dari institusi perbankan luar negeri, maka Perseroan dikecualikan dari kewajiban untuk menggunakan penilai independen untuk menentukan nilai wajar dari transaksi dan/atau kewajaran transaksi,” imbuh manajemen.
Bangkok Bank memang merupakan salah satu bank terbesar di Thailand, bahkan di Asia Tenggara. Entitas ini juga merupakan pengendali PT Bank Permata Tbk (BNLI) sejak akuisisinya di tahun 2020 lalu.
Sebagai informasi, CDIA baru saja mengumumkan rencana distribusi dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp167,7 miliar pada akhir Januari 2026 mendatang. (ZH)