DPUM kejar pendapatan Rp1,66 triliun dengan capex Rp100 miliar
Selasa, 01 September 2026
JAKARTA - PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp100 miliar hingga akhir 2026 untuk menambah fasilitas produksi dan meningkatkan kapasitas pengolahan.
Perseroan akan menggunakan kombinasi rights issue dan penerbitan surat utang untuk mendanai ekspansi tersebut. Investasi diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat pasar ekspor.
Rencana ekspansi berjalan bersamaan dengan proses pemulihan fasilitas produksi yang terdampak kebakaran.
DPUM menyatakan kegiatan produksi tetap berjalan di fasilitas lainnya. Perseroan menargetkan fasilitas yang terdampak kembali beroperasi pada awal Juli 2026.
Untuk 2026, manajemen membidik pendapatan Rp1,66 triliun dan EBITDA Rp84,3 miliar. Perseroan menargetkan peningkatan profitabilitas melalui efisiensi operasional dan peningkatan utilisasi fasilitas produksi.
DPUM optimistis peningkatan permintaan dari pasar ekspor akan mendukung target produksi dan penjualan tahun ini. Penguatan kapasitas produksi juga diharapkan meningkatkan volume penjualan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (25/8).
Selain rencana ekspansi, perseroan mengungkapkan perhitungan valuasi internal yang memperkirakan nilai wajar saham perseroan sebesar Rp212 per saham. Perhitungan tersebut menggunakan pendekatan discounted cash flow (DCF) income approach dan market approach.
Manajemen menambahkan akan mengarahkan investasi Rp100 miliar untuk penambahan fasilitas produksi dan peningkatan kapasitas pengolahan guna mengantisipasi pertumbuhan permintaan dan meningkatkan volume penjualan.
Manajemen menilai ekspansi dan penguatan kapasitas produksi menjadi bagian dari agenda pertumbuhan DPUM sepanjang 2026.(DH)