China jadi pasar terbesar, ekspor nonmigas tembus US$40,62 miliar
Selasa, 01 September 2026
JAKARTA - Ekspor nonmigas Indonesia ke China mencapai US$40,62 miliar sepanjang Januari-Juli 2026, naik 18,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
China menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia dengan kontribusi 25,39% terhadap total ekspor nonmigas.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) No. 88/09/Th. XXIX yang dirilis Selasa (1/9), ekspor nonmigas ke China menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekspor Indonesia sepanjang Januari-Juli 2026.
Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan nilai ekspor nonmigas US$19,19 miliar, naik 7,33% secara tahunan. India menyusul dengan nilai US$11,00 miliar, tumbuh 1,44%.
Thailand mencatat pertumbuhan ekspor nonmigas tertinggi di antara negara tujuan utama. Nilainya mencapai US$5,46 miliar, melonjak 21,92% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, ekspor nonmigas ke sejumlah negara mengalami penurunan. Ekspor ke Singapura turun 11,41%, Jerman 17,31%, dan Australia 3,44%.
Secara keseluruhan, ekspor nonmigas Indonesia ke 13 negara, wilayah, atau entitas tujuan utama mencapai US$113,99 miliar sepanjang Januari-Juli 2026. Nilai tersebut naik 8,50% secara tahunan dan mencakup 71,23% dari total ekspor nonmigas Indonesia. (DH)