TPIA buka akses terminal pelabuhan di Cilegon untuk umum

Selasa, 01 September 2026

image

JAKARTA – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan pembukaan akses fasilitas kepelabuhanan anak usahanya, PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), untuk kebutuhan logistik pihak eksternal.

Menurut keterangan resmi Perseroan, CPN telah mengantongi Perizinan Berusaha Pengoperasian Terminal Umum dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dengan demikian, CPN kini diizinkan untuk membuka akses fasilitas tiga dermaganya di Cilegon untuk pelaku industri dan pelanggan umum.

Ketiga dermaga tersebut terdiri dari Dermaga A dengan kapasitas maksimum 80.000 DWT, Dermaga B hingga 6.000 DWT, dan Dermaga C hingga 10.000 DWT.

“Dengan kapabilitas yang kami miliki saat ini, kami terbuka untuk menjajaki peluang kerja sama dengan pengguna jasa dan mitra industri yang membutuhkan solusi logistik yang kompetitif dan dapat diandalkan,” ujar Direktur CPN Edi Riva’i.

Selain fasilitas pelabuhan bagi kapal, CPN juga memfasilitasi kegiatan bongkar muat berbagai produk kimia dan petroleum olahan cair, termasuk naphtha, LPG, propylene, ethylene, py-gas, raffinate-1, butadiene, dan PFO.

Selain dermaga, CPN dilengkapi fasilitas penyimpanan berupa tank farm yang terdiri atas 56 tangki dengan kapasitas gabungan 501.606 m³. Fasilitas ini mencakup 25 tangki atmosferik untuk produk kimia cair, serta 31 tangki bertekanan untuk produk gas cair.

“Kami melihat pembukaan akses ini sebagai langkah strategis untuk memperluas peran CPN dalam ekosistem logistik dan kepelabuhanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi konektivitas dan daya saing industri nasional,” jelas Edi.

Sebagai catatan, CPN merupakan entitas anak langsung TPIA, dengan porsi kepemilikan 99,99% yang beroperasi komersial pada tahun 2024, dengan total aset sebesar US$187,91 juta – atau setara dengan 1,36% total aset TPIA per Juni 2026. (ZH)