Emiten terafiliasi Andry Hakim gelar rights issue Rp1,27 triliun

Rabu, 02 September 2026

image

JAKARTA - PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyiapkan aksi penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue untuk menghimpun dana maksimal Rp1,27 triliun.

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, CBRE akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11,80 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham.

Perseroan menetapkan harga pelaksanaan Rp108 per saham. Jumlah saham baru tersebut setara 72,22% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi.

Dengan skema tersebut, setiap pemegang 100 saham lama akan memperoleh 260 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru seharga Rp108.

Perseroan akan menggunakan sebagian besar dana hasil rights issue untuk mengonversi utang menjadi modal disetor. Nilai utang yang dikonversi mencapai Rp858,60 miliar atau setara US$48,5 juta dengan kurs Rp17.703 per dolar AS.

Utang tersebut berasal dari PT Garuda Nusantara Mineral, PT Saga Investama Sedaya, Yafin Tandiono Tan, dan Hilong Shipping Holding Limited.

Setelah konversi utang dan dikurangi biaya pelaksanaan PMHMETD I, CBRE akan menggunakan dana bersih yang tersisa sebagai modal kerja untuk mendukung kelangsungan dan pengembangan usaha.

Aksi korporasi ini juga berpotensi mengubah struktur pemegang saham CBRE. Berdasarkan skenario dalam prospektus, PT Omudas Investment Holdco yang saat ini menguasai 61,13% saham akan terdilusi menjadi 16,98% setelah rights issue.

PT Republik Capital Indonesia juga turun dari 9,30% menjadi 2,58%. Sebaliknya, PT Garuda Nusantara Mineral berpotensi memegang 20,07%, PT Saga Investama Sedaya 12,54%, Yafin Tandiono Tan 11,04%, dan Hilong Shipping Holding Limited 5,02%.

Dalam skenario tersebut, pemegang saham publik yang melaksanakan seluruh HMETD dan memesan saham tambahan akan memiliki 26,20% saham CBRE setelah aksi korporasi.

CBRE dijadwalkan memperoleh pernyataan efektif pada 23 Oktober 2026. Perdagangan HMETD berlangsung pada 6-12 November 2026, sedangkan periode pelaksanaan HMETD berlangsung pada tanggal yang sama.

Pemegang saham yang tercatat pada 4 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh HMETD dalam aksi tersebut.(DH)