Diakuisisi First Resources, ANJT tutup lini bisnis edamame dan sagu
Jumat, 02 Januari 2026

JAKARTA – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT), emiten sawit yang baru diakuisisi Keluarga Fangiono lewat First Resources Ltd., mengumumkan penutupan tiga anak usahanya di bisnis produk konsumen.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (2/12), ANJT telah menghentikan kegiatan operasional tiga entitas anaknya pada 31 Desember 2025, yaitu:
Menurut Perseroan, keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi kinerja operasional dan keuangan ketiga anak usaha tersebut.
“Direksi menilai bahwa kegiatan operasional entitas-entitas anak tersebut tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah dan jangka panjang Perseroan,” jelas Hilman Lukito, Direktur dan Corporate Secretary ANJT, dalam keterangan resminya.
Berdasarkan penelusuran IDNFinancials, ANJB atau ANJ Kitchen, didirikan pada 2014, berfokus pada lini produk konsumen, memasarkan edamame beku dan tepung sagu.
Sementara itu, ANJAP adalah anak usaha di sektor agribisnis di Sorong Selatan, Papua, yang berdiri sejak 2017 dan memproduksi tepung sagu tersebut, sedangkan GMIT di Jember dibentuk sejak tahun 2000, dan memproduksi edamame.
Ketiganya memang memiliki total aset yang cukup kecil. ANJB mencatatkan total aset US$38 ribu per September 2025, sedangkan ANJAP dan GMIT masing-masing membukukan total aset US$9,75 juta dan US$9 juta.
Di sisi lain, total aset ANJT hingga akhir kuartal III 2025 mencapai US$595,02 juta, dengan liabilitas US$184,53 juta dan ekuitas US$410,49 juta.
“Penghentian kegiatan operasional atas entitas-entitas anak tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan secara keseluruhan,” pungkas Hilman. (ZH)