MORA raih ekstra pinjaman Rp4 triliun dari BCA, siap ekspansi homepass

Rabu, 02 September 2026

image

JAKARTA – PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), entitas penyedia layanan internet MyRepublic Indonesia, meraih penambahan kredit Rp4 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) untuk perluasan homepass.

MORA dan BBCA menandatangani perjanjian penambahan fasilitas kredit investasi tersebut pada 31 Agustus 2026.

Jangka waktu tambahan fasilitas kredit ini maksimal 7 tahun sejak penandatanganan perjanjian kredit, termasuk grace period maksimal 1 tahun.

“Nilai transaksi tidak melebihi Rp4 triliun, yang merupakan 50,54% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan 31 Desember 2025,” jelas manajemen MORA dalam keterangan resminya, Rabu (2/9).

Per akhir 2025 lalu, MORA mencatatkan total ekuitas Rp7,91 triliun. Namun, usai proses akuisisi dan merger dengan entitas Grup Sinar Mas pada April 2026, total ekuitas Perseroan per akhir Juni 2026 kini menyentuh Rp18,7 triliun.

Bahkan dengan total aset Rp43,13 triliun, MORA kini tercatat memiliki kas dan setara has sebesar Rp2,82 triliun pada akhir semester I 2026.

Agunan dan/atau jaminan yang diajukan berupa akta jaminan fidusia atas aset yang dibiayai melalui fasilitas kredit investasi tersebut, yaitu homepass, dan akta gadai atas beberapa jenis rekening Perseroan pada BCA.

Nilai penjaminan tersebut tercatat setidaknya setara dengan 125% dari jumlah pokok fasilitas kredit investasi.

Penggunaan tambahan kredit: ekspansi homepass

Menurut keterangan resmi MORA, tambahan fasilitas kredit investasi ini akan dialokasikan untuk belanja modal guna pembangunan homepass.

Perluasan homepass ini termasuk Customer Premises Equipment (CPE), beserta sarana dan prasarana pendukung operasional lainnya.

“Transaksi ini merupakan bagian dari strategi pendanaan jangka panjang Perseroan untuk mendukung pengembangan pembangunan jaringan homepass termasuk CPE … mendorong percepatan pembangunan konektivitas digital di Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah strategis,” jelas manajemen.

Dalam Paparan Publik 2026, manajemen MORA mengungkap target ekspansi hingga 5 juta homepass untuk tahun ini. Sebagai catatan, usai merger MORA dan MyRepublic, kini Perseroan memiliki total 12,7 juta homepass per April 2026.

MORA juga akan mulai mengarahkan fokus pada proyek Fixed Wireless Access (FWA) selama 5 tahun ke depan di 180 kota.

Namun, Perseroan menegaskan bahwa penggunan fasilitas kali ini tidak mencakup pembiayaan modal belanja untuk pembangunan homepass layanan Fixed Wireless Access (FWA). (ZH)