Mayoritas warga Amerika tolak tarif baru Trump untuk barang Kanada
Rabu, 02 September 2026
WASHINGTON — Berdasarkan jajak pendapat Reuters/Ipsos terbaru, mayoritas warga Amerika Serikat (AS) menolak langkah Presiden Donald Trump menaikkan tarif barang impor dari Kanada dan mengubah nama Danau Ontario menjadi “Lake America”,
Dikutip dari Reuters, jajak pendapat yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Minggu (30/8), menunjukkan warga AS semakin waspada terhadap perselisihan dengan Kanada.
Negara tersebut telah menjadi salah satu mitra dagang utama AS selama beberapa dekade.
Perselisihan kedua negara semakin memanas setelah perundingan perdagangan AS-Kanada gagal mencapai kesepakatan.
Trump kemudian memerintahkan kenaikan tarif terhadap barang-barang Kanada pada pekan lalu.
Hanya 20% responden yang mendukung kenaikan tarif barang Kanada. Sebanyak 57% menentangnya, sedangkan 21% lainnya belum menentukan sikap. Sekitar satu dari lima responden bahkan mengaku belum mengetahui kebijakan tersebut.
Rumah tangga AS saat ini tengah menghadapi tekanan keuangan akibat kenaikan harga bensin sejak Trump melancarkan perang terhadap Iran pada Februari.
Sementara itu, pemilih AS menempatkan biaya hidup sebagai isu utama yang akan memengaruhi pilihan mereka dalam pemilu sela pada 3 November.
Partai Republik yang menjadi pendukung Trump akan berupaya mempertahankan mayoritas tipis di Kongres dalam pemilu tersebut.
Tingkat persetujuan terhadap Trump dalam beberapa pekan terakhir juga bertahan di level terendah sepanjang karier politiknya.
Perselisihan perdagangan AS-Kanada semakin disorot publik pada pekan lalu.
Pada Kamis (30/8), Trump mengubah nama Danau Ontario, salah satu dari lima Great Lakes di Amerika Utara, menjadi “Lake America”.
Perubahan tersebut hanya berlaku untuk penggunaan resmi pemerintah federal AS. Kebijakan tersebut tidak mengatur nama yang digunakan oleh Kanada, organisasi internasional, maupun lembaga lainnya.
Trump sebelumnya kerap menyindir Kanada dan mengancam akan menjadikan negara tersebut sebagai negara bagian AS ke-51.
Pada awal masa jabatan keduanya pada Januari 2025, Trump juga memerintahkan perubahan nama Teluk Meksiko menjadi “Gulf of America”.
Hanya 14% responden dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos yang mendukung perubahan nama Danau Ontario. Sebanyak 63% menolak perubahan tersebut, sedangkan sisanya tidak yakin atau tidak menjawab.
Jajak pendapat dilakukan secara daring di seluruh AS dengan melibatkan 1.023 orang dewasa. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 4 poin persentase. (ARF)