Citi: S&P 500 tidak mencerminkan kondisi ekonomi AS pada 2006
Sabtu, 03 Januari 2026

JAKARTA - Citi menilai reli bullish pasar saham Amerika Serikat masih berpotensi berlanjut hingga 2026, meskipun diiringi volatilitas yang lebih tinggi.
Bank di Wall Street tersebut menggambarkan prospek pasar sebagai “Banteng yang Gigih Namun Mudah Berubah”, dengan keyakinan bahwa fundamental laba tetap solid di tengah tekanan valuasi dan ketidakpastian makro.
Dikutip investing.com, dalam laporannya, Citi menegaskan bahwa kinerja S&P 500 tidak mencerminkan kondisi ekonomi AS secara langsung.
“Kami mempertahankan pandangan bahwa S&P 500 (Wall Street) bukan refleksi langsung dari ekonomi AS (Main Street),” tulis tim analis yang dipimpin Scott Chronert.
Citi menetapkan target dasar S&P 500 pada 2026 di level 7.700, didorong oleh proyeksi laba indeks agresif sebesar US$320. Dalam skenario optimistis, indeks berpotensi mencapai 8.300, sementara skenario pesimistis menempatkan S&P 500 di level 5.700 akibat risiko tekanan laba dan penurunan valuasi.
Bank tersebut menilai kejutan positif pada pertumbuhan laba, sikap Federal Reserve yang akomodatif, serta dorongan fiskal dapat menopang pasar saham. Pertumbuhan laba juga diperkirakan semakin merata, tidak hanya bertumpu pada saham-saham raksasa, dengan kelompok “Other 492” diproyeksikan mencatat pertumbuhan dua digit pada 2026.
Meski AI tetap menjadi pilar utama, Citi menilai sektor ini “lebih dari sekadar 'gelembung'”, namun menghadapi tantangan terkait kebutuhan investasi, imbal hasil, dan dampak pada pasar tenaga kerja. Peningkatan produktivitas disebut sebagai “inti dari argumen bullish struktural kami”.
Dari sisi sektor, Citi memilih posisi overweight pada Health Care, Financials, Technology, Energy, dan Materials, serta tetap selektif di sektor konsumsi. Bank ini juga melihat kebijakan moneter bergerak menuju posisi netral, dengan fokus risiko beralih dari inflasi ke pasar tenaga kerja, sementara kebijakan fiskal diperkirakan menjadi lebih stimulus menjelang pemilu paruh waktu AS.(DH)