Standard Chartered buka perdagangan bitcoin dan ethereum di UEA

Jumat, 04 September 2026

image

JAKARTA – Standard Chartered, bank global asal Inggris, meluncurkan perdagangan spot bitcoin dan ethereum bagi nasabah institusi di Uni Emirat Arab (UEA) melalui unitnya di Dubai International Financial Centre (DIFC).

Menurut Standard Chartered, layanan tersebut menyediakan perdagangan BTC/USD dan ETH/USD kepada nasabah institusi yang memenuhi syarat. 

Peluncuran pada Kamis (3/9) ini menjadikan Standard Chartered Global Systemically Important Bank (G-SIB) pertama yang menawarkan layanan itu di UEA.

Bank juga menyatakan dirinya sebagai satu-satunya bank global yang saat ini menawarkan layanan perdagangan spot aset digital institusional di kawasan tersebut.

Unit Standard Chartered DIFC yang menyediakan layanan ini berada di bawah pengawasan Dubai Financial Services Authority (DFSA).

Dikutip dari Reuters, peluncuran tersebut memperluas keterlibatan bank global dalam pasar aset digital teregulasi di UEA. Nasabah dapat mengakses perdagangan bitcoin dan ethereum melalui kanal perdagangan elektronik Standard Chartered yang telah terintegrasi dengan platform valuta asing yang sudah mereka gunakan.

Standard Chartered tidak mewajibkan nasabah menggunakan layanan kustodian miliknya untuk menyelesaikan transaksi. 

Nasabah dapat menggunakan kustodian pilihan mereka sendiri, termasuk layanan kustodian aset digital Standard Chartered yang telah beroperasi di UEA sejak September 2024.

CEO Standard Chartered untuk UEA, Timur Tengah, dan Pakistan, Rola Abu Manneh, mengatakan peluncuran ini memperluas layanan aset digital bank dengan menggabungkan eksekusi, kustodian, tata kelola, dan konektivitas bank global.

“UEA telah mengembangkan kerangka regulasi aset digital yang jelas dan mendukung partisipasi serta inovasi institusional,” kata Rola Abu Manneh, dalam pernyataan resmi Standard Chartered pada Kamis (3/9).

Senior Executive Officer Standard Chartered DIFC, Christopher Parsons, menambahkan DIFC menyediakan platform yang mapan bagi lembaga keuangan internasional untuk menerapkan kapabilitas global di berbagai pasar.

“Ekspansi kapabilitas perdagangan aset digital institusional kami melalui DIFC menunjukkan kekuatan model itu, menggabungkan keahlian dan jaringan pasar global Standard Chartered dengan basis teregulasi untuk melayani nasabah di seluruh kawasan,” kata Parsons.

Dikutip dari Crypto.news, ekspansi di UEA melanjutkan layanan perdagangan aset digital institusional yang sebelumnya diperkenalkan Standard Chartered di Inggris pada Juli 2025. 

Bank saat itu menjadi G-SIB pertama yang menawarkan perdagangan spot aset kripto deliverable, yakni diselesaikan secara fisik dan bukan derivatif, langsung kepada nasabah institusi.

UEA menjadi pasar berikutnya untuk layanan ini setelah Standard Chartered membangun bisnis kustodian aset digital di DIFC sejak 2024.

Bisnis aset digital Standard Chartered kini mencakup kustodian, perdagangan, dan tokenisasi melalui divisi Corporate and Investment Bank.

Grup juga memiliki eksposur terhadap infrastruktur aset digital melalui Zodia Markets, Zodia Custody, dan platform tokenisasi Libeara. 

Presentasi investor Standard Chartered pada April 2026 menunjukkan strategi aset digital bank dibangun di sekitar lima kemampuan, yakni akses, kustodian, eksekusi, tokenisasi, dan interoperabilitas.

IDNFinancials.com pada 26 Agustus melaporkan Standard Chartered menjadi bank pertama yang mendistribusikan HKDAP, stablecoin dolar Hong Kong yang diterbitkan Anchorpoint Financial. 

Layanan tersebut diarahkan untuk transaksi dan penyelesaian institusional, termasuk pembayaran lintas negara serta transaksi dengan manajer aset.

IDNFinancials.com pada Juli juga melaporkan Standard Chartered menjadi G-SIB pertama yang menyediakan layanan pencetakan dan penukaran USDC secara langsung bagi nasabah institusi melalui kerja sama dengan Circle.

Standard Chartered merupakan salah satu bank yang diklasifikasikan sebagai G-SIB oleh Financial Stability Board. 

Ekspansi di UEA memperluas strategi aset digital bank dari stablecoin dan kustodian menuju eksekusi perdagangan langsung bagi institusi melalui infrastruktur perbankan yang teregulasi.

Terkait:1. Standard Chartered jadi bank pertama distribusikan stablecoin HKD2. StanChart jadi bank pertama G-SIB yang layani minting USDC langsung