SUNI menang tender Pertamina ketiga kalinya, siap raup Rp56,4 miliar

Sabtu, 05 September 2026

image

JAKARTA – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI), produsen OCTG dalam negeri, kembali memenangkan tender dari PT Pertamina EP, kali ini untuk pengadaan casing, senilai US$3,19 juta.

“Pada hari Jumat tanggal 4 September 2026, PT Sunindo Pratama Tbk ditetapkan sebagai pemenang tender oleh PT Pertamina EP,” tulis Freddv Soejandy, Direktur SUNI, dalam keterangan resmi, Jumat (4/9).

Pertamina EP adalah anak usaha PT Pertamina Hulu Energi, yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi migas.

SUNI ditunjuk sebagai pemasok casing berukuran 13 3/8-inch low-grade untuk kebutuhan Regional 1. Nilai kontrak ini mencapai US$3,19 juta, atau setara dengan Rp56,4 miliar, mengacu pada nilai tukar Rp17.650 per dolar AS per Jumat (4/9).

Menurut pemaparan Perseroan pada Public Expose Kuartal I 2026, casing ini merupakan salah satu jenis produk OCTG. Namun, tidak seperti produk tubing yang diproduksi sendiri, produk ini masih mengandalkan impor.

Manajemen mengaku bahwa Perseroan menggunakan mata uang yuan China (RMB) untuk impor casing tersebut, mengikuti asal negara impor. Hal ini juga menekan dampak dari penguatan dolar AS sepanjang tahun.

Hingga akhir kuartal I 2026, SUNI mencatat realisasi penjualan OCTG mencapai 4.230 ton atau sekitar 19% dari target tahunan sebesar 21.851 ton.

Sebagai perbandingan, hingga akhir 2025, produk OCTG casing berkontribusi sekitar 27% dari total pendapatan SUNI, namun marginnya lebih fluktuatif akibat perbedaan waktu pengadaan, pengiriman, hingga pengakuan pendapatan.

Kali ini, kontrak pengadaan casing akan berlangsung selama 6 bulan dan 50 hari, sehingga Perseroan memandang terdapat potensi peningkatan pendapatan dan profitabilitas pada 2027 mendatang.

“Selain itu, keberhasilan tersebut diharapkan memperkuat posisi Perseroan dalam memperoleh peluang proyek-proyek berikutnya,” jelas Freddy lebih lanjut.

Ketiga kalinya menang tender Pertamina

Sebagai catatan, menurut data IDNFinancials.com, ini merupakan ketiga kalinya SUNI memenangkan tender Pertamina dalam tiga bulan terakhir, atau sejak Juli 2026.

Sebelumnya, SUNI telah memenangkan tender pengadaan wellhead dan Christmas tree dari PT Pertamina Hulu Rokan pada 20 Juli senilai Rp62,55 milar, dengan masa kontrak dua tahun hingga 2028.

Tak lama berselang, Perseroan kembali mengumumkan penunjukan sebagai pemenang tender Pertamina EP pada 26 Juli, untuk pengadaan wellhead dan Christmas tree senilai Rp43,74 miliar, dengan masa kontrak sekitar 1 tahun lima bulan.

Dengan demikian, SUNI telah mendapat kontrak kumulatif hingga Rp162,7 miliar dari Pertamina hingga September 2026.

SUNI sendiri menargetkan produksi wellhead & Christmas tree hingga 142 unit untuk tahun 2026, dan telah merealisasikan 49% atau 70 unit per kuartal I 2026 lalu. Segmen ini tercatat telah berkontribusi sekitar 10% dari total bisnis Perseroan.

Perseroan memfokuskan produksi wellhead melalui anak usahanya, PT Petro Synergy Manufacturing (PSM), yang telah beroperasi sejak 2025. (ZH)