Belgia sita aset McKinsey US$76 juta dalam investigasi pajak Prancis
Minggu, 06 September 2026
PARIS – Otoritas Belgia menyita aset senilai €65,2 juta atau sekitar US$76 juta milik firma konsultan asal Amerika Serikat (AS), McKinsey, terkait penyelidikan dugaan penipuan pajak berat dan pencucian uang yang dilakukan otoritas Prancis.
Seperti dikutip Reuters, Jumat (04/09), jaksa penuntut Prancis dan Belgia pada Jumat menyatakan bahwa penyitaan tersebut dilakukan dalam rangka penyelidikan yang telah berlangsung sejak 2022.
Menanggapi langkah tersebut, McKinsey menyatakan telah bekerja sama dengan otoritas Prancis dan membantah melakukan pelanggaran.
"Kami menegaskan kembali bahwa kami berkomitmen untuk mematuhi kewajiban pajak kami di Prancis dan di setiap negara tempat kami beroperasi," demikian pernyataan McKinsey.
Firma konsultan tersebut menambahkan bahwa pihaknya tetap fokus melayani klien di Prancis dengan standar profesional tertinggi.
Kantor Kejaksaan Keuangan Nasional Prancis atau Parquet National Financier (PNF) membuka penyelidikan terhadap McKinsey pada Maret 2022. Penyelidikan tersebut dilakukan setelah Senat Prancis menyoroti meningkatnya pengaruh firma konsultan swasta dalam kebijakan publik.
Penyelidikan kemudian berlanjut dengan penggeledahan kantor McKinsey pada Mei 2022, sebelum otoritas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan tersangka sepanjang 2025 dan 2026.
Dalam proses penyelidikan, PNF meminta bantuan Kantor Kejaksaan Brussel. Otoritas Belgia kemudian menyita aset McKinsey senilai €65,2 juta, setara dengan sekitar 96% dari estimasi kerugian pajak yang dihitung oleh jaksa Prancis.
Hingga saat ini, penyelidikan awal terkait dugaan penipuan pajak berat dan pencucian uang tersebut masih berlangsung. (SF)