Rekam jejak Alejandro Betancourt, rekan bisnis Pentagon di Venezuela

Minggu, 06 September 2026

image

CARACAS – Miliarder Venezuela Alejandro Betancourt, yang hingga beberapa waktu lalu menjadi target penyelidikan pencucian uang oleh otoritas Amerika Serikat (AS), kini muncul sebagai salah satu mitra penting Washington dalam pengelolaan bisnis minyak Venezuela.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (05/09), perubahan posisi tersebut terjadi di tengah kesepakatan minyak jangka panjang antara AS dan Caracas yang memberikan Washington akses terhadap sebagian produksi minyak Venezuela selama beberapa dekade.

Dalam kesepakatan tersebut, Kantor Modal Strategis Pentagon (Office of Strategic Capital) mengambil 35% saham North American Blue Energy Partners (NABEP), perusahaan produsen minyak yang dimiliki Betancourt.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS memperoleh hak untuk membeli 20% produksi minyak NABEP dengan harga pokok (at cost) serta akses preferensial terhadap sisa 80% produksinya.

Berdasarkan laporan tersebut, peran Betancourt dalam hubungan Washington dan Caracas menguat menjelang operasi pada 3 Januari yang berujung pada penyingkiran mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Pada bulan-bulan sebelumnya, Betancourt dilaporkan memberikan informasi yang membantu penegakan blokade laut AS. Operasi tersebut kemudian berujung pada penyitaan lebih dari selusin kapal tanker.

Ia juga disebut memfasilitasi komunikasi dan negosiasi dengan sejumlah pejabat Venezuela, termasuk Delcy Rodriguez, yang kemudian menjadi Presiden sementara Venezuela.

Setelah penyingkiran Maduro pada Januari, Betancourt dilaporkan menjadi perantara dalam kesepakatan minyak yang menghasilkan ekspor lebih dari 135 juta barel minyak Venezuela ke AS, Eropa, India, dan Karibia. Jumlah tersebut mencakup sekitar separuh dari total ekspor minyak Venezuela hingga akhir Agustus.

Sebelumnya, Betancourt sempat menjadi subjek penyelidikan oleh Jaksa Federal AS di Florida terkait dugaan penggelapan lebih dari US$1 miliar dari perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, serta dugaan pencucian uang melalui transaksi properti di Miami dan rekening di Malta serta Swiss.

Setelah penyelidikan tersebut terhenti, pejabat AS dilaporkan mendorong pemerintah Swiss untuk meringankan pemeriksaannya terhadap Betancourt.

Perkembangan tersebut kemudian diikuti dengan pencabutan permintaan ekstradisinya dari Inggris pada Mei.

Di Spanyol, surat kabar El Pais sebelumnya melaporkan bahwa otoritas membuka penyelidikan baru terhadap Betancourt pada tahun lalu terkait dugaan pencucian uang senilai US$4 miliar yang berasal dari PDVSA.

Sejumlah mantan pejabat intelijen, jaksa, dan diplomat AS kemudian menyampaikan kekhawatiran mengenai pengaruh Betancourt terhadap kebijakan Washington terhadap Venezuela.

Anggota ‘Bolichicos’

Secara historis, Betancourt dikenal sebagai salah satu anggota kelompok pengusaha muda Venezuela yang disebut ‘Bolichicos’, yang memperoleh kekayaan selama pemerintahan mantan Presiden Hugo Chavez.

Melalui Derwick Associates, perusahaan yang terkait dengannya, Betancourt memperoleh kontrak pemerintah senilai sekitar US$2 miliar untuk pembangunan pembangkit listrik di Venezuela pada krisis energi pada dekade 2010-an. Sejumlah kontrak tersebut dilaporkan diberikan tanpa proses penawaran kompetitif.

Betancourt membantah melakukan kesalahan. Delcy Rodriguez juga menyatakan bahwa seluruh proses hukum terhadap perusahaan Betancourt di Venezuela telah dihentikan beberapa tahun lalu.

Bisnis minyak Betancourt melalui NABEP berakar pada kemitraannya dengan PDVSA sejak 2012. Ia kemudian mendirikan NABEP bersama miliarder asal Florida, Harry Sargeant, pada April 2024. Namun, Sargeant dilaporkan telah menjual kepemilikannya di perusahaan tersebut pada bulan lalu.

Mantan penasihat pemerintahan Trump, Mauricio Claver-Carone, menyebut Betancourt sebagai perantara yang berguna dalam komunikasi antara pemerintahan Trump dan pemerintahan sementara Venezuela.

Setelah bebas meninggalkan Inggris, data manifes penerbangan yang dilihat Reuters menunjukkan Betancourt melakukan perjalanan ke Venezuela pada akhir Juni dan Juli dengan penerbangan yang berangkat dari West Palm Beach, Florida. (SF)

Terkait: Taipan Venezuela ini punya peran besar di balik ambisi minyak Trump