Deutsche Bank prediksi ECB kembali naikkan suku bunga pada Desember
Selasa, 08 September 2026
FRANKFURT — Deutsche Bank memperkirakan Bank Sentral Eropa (ECB) akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, setelah kenaikan yang diperkirakan terjadi pada September.
Risiko energi yang masih tinggi dinilai terus memberi tekanan terhadap prospek inflasi.
Dikutip dari Reuters, divisi riset Deutsche Bank sebelumnya memperkirakan suku bunga akan mencapai puncak 2,5%. Proyeksi tersebut hanya sedikit di atas suku bunga fasilitas simpanan ECB saat ini sebesar 2,25%.
Proyeksi sebelumnya didasarkan pada asumsi bahwa lonjakan harga energi hanya berlangsung sementara. Deutsche Bank juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan lebih lemah.
Namun, bank tersebut kini menilai kedua asumsi itu mulai mendapat tantangan. Hal itu disampaikan dalam catatan riset yang dirilis pada Jumat (4/9).
Konflik berkepanjangan di Iran dapat meningkatkan risiko inflasi di zona euro. Namun, kondisi pasar tenaga kerja di kawasan tersebut masih relatif lemah. Sejauh ini juga belum banyak bukti bahwa tekanan harga yang lebih luas mulai mendorong kenaikan upah.
Deutsche Bank kini memperkirakan suku bunga terminal ECB yang lebih mungkin berada di level 2,75%.
Namun, suku bunga masih bisa berhenti di 2,5% jika ketegangan geopolitik mereda lebih cepat dan pertumbuhan ekonomi melemah.
Sementara itu, kenaikan suku bunga di atas 3% dinilai belum memiliki dasar yang kuat tanpa adanya tekanan inflasi yang lebih luas.
Proyeksi terbaru Deutsche Bank sejalan dengan semakin banyak perusahaan sekuritas yang memperkirakan ECB akan kembali mengetatkan kebijakan moneter tahun ini.
Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa biaya pinjaman di zona euro akan bertahan lebih tinggi dalam waktu lebih lama, seiring pertumbuhan ekonomi yang tetap bertahan dan risiko energi yang belum mereda.
ECB dijadwalkan akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter berikutnya pada 10 September.
Pasar memperkirakan bank sentral tersebut akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan tersebut. (ARF)