Elon Musk tawarkan broadband gratis untuk Venezuela
Senin, 05 Januari 2026

JAKARTA – Starlink, penyedia internet satelit milik Elon Musk, menawarkan layanan broadband gratis ke rakyat Venezuela hingga 3 Februari 2026. Langkah ini guna menjaga konektivitas internet di negara itu usai pasukan elit Amerika Serikat (AS) menangkap Nicolas Maduro, Presiden Venezuela pada akhir pekan lalu.
Pengumuman layanan gratis broadband Starlink itu diunggah Elon Musk dalam media sosial X, kemarin (4/1). “Sebagai bentuk dukungan bagi rakyat Venezuela,” katanya.
Pasukan militer AS menangkap Nicolas Maduro, dalam sebuah operasi militer yang berlangsung cepat dan menegangkan pada akhir pekan lalu (3/1). Penangkapan itu mengakhiri kekuasaan Maduro, yang menjabat Presiden Venezuela sejak tahun 2013.
Sebelum menjabat Presiden Venezuela, Maduro merupakan orang kedua di Venezuela sebagai Wakil Presiden dan sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Venezuela.
Starlink diketahui pernah menawarkan layanan broadband internet gratis kepada sejumlah negara yang berkonflik dan mengalami bencana alam. Pada awal invasi Rusia ke Ukraina tahun 2022, Elon Musk menyediakan fasilitas tersebut kepada rakyat Ukraina. Hal serupa juga dilakukan Elon Musk menyikapi bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Indonesia sejak November 2025 hingga Desember 2025. (LK)