Bitmine tambah 28.086 ethereum, kuasai 4,9% pasokan
Rabu, 09 September 2026
JAKARTA – Bitmine Immersion Technologies (NYSE: BMNR), perusahaan dengan treasury ethereum terbesar di dunia, menambah 28.086 ethereum dalam sepekan, sehingga kepemilikannya mencapai 5.929.198 ethereum atau sekitar 4,9% dari total pasokan aset tersebut.
Berdasarkan pengumuman Bitmine melalui SEC pada Selasa (8/9), perusahaan menghitung total pasokan ethereum sekitar 122 juta token.
Bitmine menyebut kepemilikannya kini telah mencapai sekitar 97% dari target internal untuk menguasai 5% pasokan ethereum, yang telah dijalankan sejak memulai strategi treasury ethereum pada 30 Juni 2025.
Dikutip dari Cointelegraph, tambahan 28.086 ethereum tersebut bernilai sekitar US$69,5 juta berdasarkan harga ethereum saat pemberitaan, meski Bitmine tidak mengungkapkan harga pembelian aktual untuk transaksi ini.
Perusahaan menggunakan harga referensi US$2.495 per ethereum untuk menilai total kepemilikannya, sehingga 5.929.198 ethereum yang dimiliki bernilai sekitar US$14,8 miliar.
Sebagian besar ethereum milik Bitmine tidak hanya disimpan dalam treasury.
Sebanyak 5.067.309 ethereum, atau sekitar 85% dari total kepemilikan, telah di-staking melalui platform Made in America Validator Network (MAVAN) dan mitra staking perusahaan.
Bitmine memperkirakan aktivitas staking menghasilkan pendapatan tahunan sekitar US$330 juta berdasarkan imbal hasil tujuh hari yang disetahunkan sebesar 2,61%.
Perusahaan menyatakan nilai ethereum yang telah di-staking tersebut mencapai sekitar US$12,6 miliar dengan harga referensi yang sama.
Selain ethereum, Bitmine memiliki 211 bitcoin, investasi US$180 juta di Beast Industries, US$91 juta di Eightco Holdings, serta kas dan surat berharga US$593 juta.
Total aset kripto, kas, surat berharga, dan investasi lainnya mencapai sekitar US$15,7 miliar per 7 September 2026.
Dikutip dari The Block, Bitmine merupakan perusahaan dengan treasury ethereum terbesar.
Chairman Tom Lee mengatakan ether menjadi salah satu dari tiga aset kripto berkinerja terbaik sejak akhir Juni, bersama bitcoin dan solana.
“Kami yakin ini membuka jalan bagi institusi untuk menambah kepemilikan aset kripto, mengingat kinerja kripto yang jauh mengungguli aset makro lain sepanjang kuartal ini,” kata Lee, dalam pernyataan resmi Bitmine pada Selasa (8/9).
Pernyataan tersebut merupakan pandangan manajemen Bitmine, bukan proyeksi independen mengenai harga ethereum.
Bitmine sebelumnya beroperasi sebagai perusahaan penambangan aset digital sebelum mengalihkan fokusnya ke strategi treasury ethereum pada Juni 2025.
IDNFinancials pada April 2026 melaporkan perusahaan mencatat rugi bersih US$3,82 miliar untuk kuartal yang berakhir Februari, terutama akibat rugi belum terealisasi dari aset digital.
Pada saat itu, Bitmine memiliki sekitar 4,87 juta ethereum dengan sekitar 68% kepemilikannya telah di-staking.
Kepemilikan tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar 5,4 juta ethereum pada awal Juni dan mencapai 5,93 juta ethereum pada 7 September 2026.
Terkait:1. Kapitalisasi perusahaan treasury kripto capai US$340 miliar2. Portofolio ETH tertekan, Bitmine bukukan rugi US$3,8 miliar