IHSG naik 1,27% memecahkan rekor baru, saham asuransi melesat
Senin, 05 Januari 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,27% atau 111,06 poin ke level 8.859,19 pada perdagangan Senin (5/1) hari ini.
Indeks sempat bergerak di level terendahnya 8.732,32, namun berhasil penutup perdagangan di level tertinggi yang sekaligus menandai rekor penutupan baru sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp30,32 triliun, yang melibatkan perdagangan 70,26 miliar lembar saham.
Mayoritas sektor menguat, dipimpin oleh sektor Basic Materials yang mencatat kenaikan 2,62%. Namun sektor Teknologi jadi satu-satunya pemberat.
Di tengah penguatan IHSG, saham-saham dari industri asuransi kompak mencatat penguatan harga.
Lead Investment Analyst Stockbit Sekuritas Digital, Edi Chandraen, menilai penguatan saham-saham asuransi pada perdagangan hari ini ditopang sentimen positif dari regulasi pemerintah. “Di mana tahap I akan diimplementasikan pada tahun 2026,” jelas Edi, dalam catatan yang disampaikan hari ini.
Merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 23 Tahun 2023, perusahaan asuransi konvensional wajib memiliki modal minimum Rp250 miliar. Sementara modal minimum untuk perusahaan asuransi syariah Rp100 miliar, reasuransi konvensional Rp500 miliar, dan reasuransi syariah Rp200 miliar.
Berdasarkan pantauan IDNFinancials.com, sejumlah saham asuransi dengan kapitalisasi pasar terbesar kompak mencatat kenaikan harga di atas 10%.
Harga saham PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) melesat 15,57% ke level Rp490 per saham, PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) naik 16,53% ke Rp705, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) melonjak 24,32% ke Rp276, PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) menguat 10% ke Rp33, dan PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) melesat 34,39% ke Rp254. (KR)