Didukung Nvidia, Zankore Indonesia raih pinjaman US$3,1 miliar
Kamis, 10 September 2026
JAKARTA - Zankore, platform infrastruktur kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia yang mendapat dukungan dari Nvidia Corp, menandatangani kesepakatan pinjaman senilai US$3,1 miliar atau sekitar RM12,6 miliar pada Rabu (9/9) untuk membeli chip canggih.
Seperti dikutip dari Reuters, kesepakatan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan terhadap kapasitas komputasi untuk AI di kawasan Asia.
Citigroup Inc, ING, Natixis, Qatar National Bank, dan United Overseas Bank Ltd menjadi penjamin pinjaman tersebut.
Menurut pernyataan Zankore, pembiayaan itu menjadi salah satu transaksi pendanaan infrastruktur AI terbesar di Asia.
Citigroup bertindak sebagai satu-satunya penasihat utang dalam transaksi tersebut.
Dana pinjaman akan digunakan untuk membeli dan memasang unit pemrosesan grafis (GPU) canggih Nvidia di fasilitas baru milik Zankore.
Pabrik AI tersebut akan memiliki kapasitas awal 100 megawatt, sebelum diperluas secara bertahap hingga mencapai 1 gigawatt.
Pembiayaan GPU Jadi Fokus
Pembiayaan GPU mulai menjadi area baru bagi lembaga pemberi pinjaman di sektor AI.
Bank dan perusahaan kredit swasta kini mulai memperluas pembiayaan mereka, tidak hanya untuk pembangunan pusat data tetapi juga perangkat keras yang menjadi mesin utama teknologi AI.
Namun, transaksi pembiayaan GPU oleh bank masih relatif jarang di Asia.
Salah satu kendalanya adalah ketidakpastian mengenai nilai sisa chip setelah digunakan, ditambah risiko geopolitik yang meningkat akibat persaingan teknologi antara Amerika Serikat dan China.
Dalam transaksi Zankore, Nvidia memberikan dukungan melalui skema bagi hasil dan dukungan kredit.
Struktur tersebut dapat membantu mengurangi kekhawatiran pemberi pinjaman terkait kemampuan pembayaran dan risiko kredit.
“Nvidia membantu kami membuat proyek ini layak dibiayai,” kata Chairman Zankore Vikram Sinha dalam sebuah wawancara seperti dikutip dari TheEdgeMalaysia.
Menurut Sinha, perjanjian layanan dengan Nvidia akan memastikan kapasitas komputasi Zankore dapat digunakan tidak hanya oleh perusahaan dengan peringkat investasi, tetapi juga oleh perusahaan-perusahaan kecil yang membutuhkan akses komputasi sesuai permintaan.
Nvidia Perluas Akses Infrastruktur AI
Nvidia meluncurkan model pembiayaan tersebut pada Juli untuk membantu mitra memperluas akses terhadap infrastruktur pusat data sekaligus memberikan dukungan finansial kepada perusahaan AI yang lebih kecil.
Model tersebut menjadi bagian dari upaya Nvidia untuk memperluas ekosistem AI dengan mengurangi hambatan pendanaan bagi perusahaan yang membutuhkan kapasitas komputasi dalam jumlah besar.
Selain Nvidia, pemegang saham Zankore mencakup PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) operator seluler terbesar kedua di Indonesia, serta Ooredoo Group dan Nokia.
Investasi tersebut menempatkan Zankore di tengah meningkatnya persaingan untuk membangun kapasitas komputasi AI di Asia.
Dengan fasilitas yang dirancang mencapai kapasitas hingga 1 gigawatt, perusahaan tersebut berambisi menjadi salah satu pemain penting dalam infrastruktur AI regional. (DK)