Harta karun Venezuela tak cuma minyak, ada emas hingga nikel

Selasa, 06 Januari 2026

image

JAKARTA – Venezuela selama ini dikenal sebagai negara yang menguasai 17% cadangan global. Namun negara yang diincar Amerika Serikat (AS) ini juga menyimpan cadangan mineral seperti batu bara, emas, hingga nikel menurut data resmi.

Data dari firma asal Inggris, Energy Institue, menyebut total cadangan minyak Venezuela mencapai 303 miliar barel. Namun realisasi produksi rata-rata tahun lalu hanya 1,1 juta barel per hari seperti dilansir Reuters.

Chief Analyst and Head of Research di Global Risk Management, Arne Lohmann Rasmussen, mengatakan produksi minyak Venezuela masih berpotensi meningkat, jika ada pergeseran rezim secara besar-besaran.

“Perubahan ini bisa saja membuat pasokan minyak dunia berlimpah. Namun butuh waktu yang cukup panjang untuk memulihkan produksi,” jelas Ramussen.

Selain minyak, dokumen resmi pemerintah Venezuela pada 2018 juga mencatat adanya cadangan batu bara sekitar 3 miliar metrik ton.

Dalam laporan serupa yang dipublikasikan untuk menarik investor itu, pemerintah juga menyebut cadangan nikel Venezuela mencapai 407.885 metrik ton.

Namun sama seperti minyak mentah, produksi tambang Venezuela menunjukkan penurunan menurut data US Geological Survei.

Volume produksi Venezuela untuk bauksit turun menjadi 250.000 metrik ton pada 2021, kemudian produksi bijih besi mencapai 1,41 juta ton, produksi emas sebesar 480 kilogram.

Sementara produksi mineral olahan seperti alumina mencapai 80.000 ton dan aluminium diperkirakan 20.000 ton.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, militer Amerika Serikat (AS) telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada akhir pekan lalu.

Pasar saham merespons penangkapan Presiden Maduro namun tak signifikan, sementara Presiden AS Donald Trump berambisi mengambil alih Venezuela untuk sementara hingga transisi pergantian rezim tuntas. (KR)