Gedung Putih unggah foto Trump bertendensi mengancam

Selasa, 06 Januari 2026

image

JAKARTA – Gedung Putih mengunggah foto Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump baru-baru ini dengan latar berlakang kunjungan di Bandara Internasional Gimhae, Busan, Korea Selatan. Foto dengan nuansa hitam putih itu diunggah di laman media sosial X dengan tulisan No games, FAFO.

Mengutip Yonhap, Kantor Berita Korea Selatan pada Selasa (6/1), unggahan foto Donald J. Trump itu berlangsung setelah operasi militer AS menangkap Nicolas Maduro, Presiden Venezuela pada akhir pekan lalu (3/1) waktu setempat.

Bandara Internasional Gimhae, sebagai latar belakang foto itu merupakan tempat pertemuan puncak antara Donald J. Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 30 Oktober 2025.

FAFO merupakan singkatan dari "f** around and find out"*,  ungkapan slang sebagai peringatan jika seseorang bertindak sembrono, maka akan menghadapi konsekuensi negative. Kata itu dapat juga ditafsirkan sebagai ungkapan, “jangan main-main kalau tidak ingin kena batunya.

Ekspresi FAFO ditafsirkan sebagai langkah Trump mempertegas kembali kekuatan AS di belahan bumi bagian Barat. Hal itu juga sekaligus memperingkatkan sejumlah musuh potensial AS agar tidak menantang kepentingan AS.

Menurut sejumlah pengamat setempat, penggunaan foto tersebut oleh Gedung Putih mengundang pertanyaan pesan terselubung bagi sejumlah negara rival AS, mengingat penangkapan Maduro terjadi di saat pemerintahan Trump berupaya menahan pengaruh China atau Rusia yang melebar di belahan barat dunia.

Dalam pidatonya di Quantico, Virginia pada September 2025, Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menggunakan ekspresi FAFO dalam sebuah pesan kepada lawan-lawan potensial, dengan mengatakan bahwa jika diperlukan, pasukan kami dapat menerjemahkan (arti FAFO) itu untuk anda. (LK)