Investor asing outflow, BBCA masih top net sell di angka Rp526 miliar
Jumat, 11 September 2026
JAKARTA – Perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (11/9) bertahan di posisi net sell.
Pada hari bursa sebelumnya, Kamis (10/9), perdagangan asing ditutup dengan net sell senilai Rp747,51 miliar. Angka tersebut sedikit membaik ke posisi net sell Rp732,81 miliar hari ini.
Sementara itu, total nilai perdagangan asing di pasar reguler melemah di kedua sisi.
Nilai pembelian asing (foreign buy) anjlok dari Rp5,09 triliun menjadi Rp3,99 triliun, sedangkan nilai penjualan asing (foreign sell) juga turun dari Rp5,84 triliun menjadi Rp4,72 triliun.
Hari ini adalah hari ketiga BBCA bertahan di posisi net sell.
Berikut adalah top 5 net sell asing di pasar reguler:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merupakan saham dengan nilai net sell tertinggi, masih dengan nilai signifikan sebesar Rp526,2 miliar. Volume transaksi asing emiten ini tercatat net sell sebanyak 83,40 juta lembar.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) membukukan nilai net sell sebesar Rp169,6 miliar, dan volumenya dicatat sebagai net sell sebanyak 180 juta lembar.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) tercatat dengan nilai net sell sebesar Rp102,1 miliar, dan volume net sell sebanyak 32,16 juta lembar.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) diperdagangkan dengan net sell Rp71,8 miliar. Volume transaksi asingnya net sell sebanyak 7,88 juta lembar.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menutup dengan nilai net sell Rp36,2 miliar. Volumenya dicatat di posisi net sell sebesar 13,66 juta lembar.
Sementara itu, dua bank pelat merah, BBRI dan BMRI, memimpin daftar top buy.
Berikut adalah top 5 net buy asing di pasar reguler:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) merupakan saham dengan nilai net buy tertinggi, yaitu Rp120,4 miliar. Volume transaksinya net buy sebesar 36,87 juta lembar.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan nilai net buy hampir Rp41,6 miliar, dengan volume net buy sebanyak 9,61 juta lembar.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) diperdagangkan asing dengan nilai net buy Rp38,1 miliar, dengan volume net buy sebesar 3,15 juta lembar saja.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyusul dengan nilai net buy Rp37,5 miliar, dengan volume net buy sekitar 7,87 juta lembar.
PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menutup dengan nilai net buy sebesar Rp35,7 miliar. Volume-nya pun net buy sebanyak 11,57 juta lembar. (KD)
Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.