Unilever jual bisnis teh SariWangi ke Grup Djarum Rp1,5 triliun

Rabu, 07 Januari 2026

image

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menandatangani kesepakatan untuk menjual bisnis teh SariWangi, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,5 triliun.

Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap, mengatakan penjualan unit bisnis yang telah beroperasi lebih dari 3 dekade itu, demi mendukung pertumbuhan bisnis perseroan di masa mendatang.

“Langkah ini sekaligus mempertajam fokus Unilever Indonesia pada segmen utama yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi,” kata Benjie, dalam keterangan resmi yang disampaikan hari ini.

Sementara itu Sekretaris Perusahaan UNVR, Padwestiana Kristanti, mengatakan pihak pembeli dalam transaksi ini adalah PT Savoria Kreasi Rasa.

UNVR dan Savoria Kreasi Rasa, kata Padwestiana, telah menandatangani perjanjian pengalihan bisnis pada 6 Januari 2025.

Menurut data IDNFinancials.com, Savoria Kreasi Rasa adalah perusahaan milik Grup Djarum yang bergerak di bidang Food & Beverages (F&B). Beberapa produk yang dimiliki oleh Savoria Kreasi Rasa yaitu permen POLO, FOX, Nestea, dan snack Crunch.

Sebagai catatan, UNVR mengakuisisi SariWangi pada 1989 dan menjadikan produk teh celup sebagai andalan. Divestasi bisnis SariWangi ditargetkan rampung pada semester pertama 2026.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, harga saham UNVR menguat 0,38% ke level Rp2.620 per lembar. Nilai transaksi sejak pembukaan perdagangan mencapai Rp11,04 miliar hingga pukul 9.48 WIB. (KR)