Kennedy Center hadapi ancaman bangkrut, bisa tutup Selasa?
Senin, 14 September 2026
JAKARTA - John F. Kennedy Center for the Performing Arts di Washington, Amerika Serikat (AS), terancam bangkrut dan berpotensi menghentikan operasional paling cepat pada Selasa (15/9), menurut laporan The Washington Post.
Seperti dikutip Reuters, pimpinan Kennedy Center yang ditunjuk Presiden AS Donald Trump menyebut lembaga seni tersebut menghadapi risiko runtuhnya keuangan yang tak terelakkan dalam waktu dekat.
Mereka menilai pencantuman nama Trump pada fasad gedung dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah krisis keuangan yang semakin parah.
Menurut dokumen yang diperoleh The Washington Post, laporan dewan pengurus Kennedy Center memperkirakan lembaga tersebut tidak mampu membayar gaji karyawan dan biaya pemeliharaan dalam beberapa pekan ke depan.
Laporan tersebut disiapkan menjelang rapat dewan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa.
Trump disebut akan membantu Kennedy Center apabila keterlibatannya diakui. Langkah tersebut menjadi bagian dari perubahan kepemimpinan di lembaga seni itu sejak Trump menempatkan dirinya sebagai ketua tahun lalu.
Krisis keuangan tersebut berlangsung bersamaan dengan gejolak kepemimpinan dan proses hukum yang melibatkan Kennedy Center.
Keterlibatan Trump juga berdampak pada upaya penggalangan dana dan penjualan tiket. Menurut laporan The Washington Post, perubahan nama dan pencantuman nama Trump pada gedung justru mengganggu kedua sumber pendapatan tersebut.
Kennedy Center belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait kondisi keuangan dan potensi penghentian operasional tersebut. (DH)