LPCK angkat komisaris baru, marketing sales tumbuh 14%

Selasa, 15 September 2026

image

JAKARTA - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengganti jajaran komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (11/9).

Dalam rapat yang digelar di Aryaduta Menteng, Jakarta, pemegang saham menerima pengunduran diri Charles Rigoux dari posisi Komisaris dan menyetujui pengangkatan Ketut Budi Wijaya untuk menggantikan serta meneruskan sisa masa jabatan Rigoux.

Manajemen menerima surat pengunduran diri Rigoux pada 17 Juli 2026 dan telah menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik pada 20 Juli 2026.

RUPSLB juga menetapkan kembali susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang berlaku sejak penutupan rapat hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2029.

Susunan Dewan Komisaris LPCK kini terdiri atas

  • Presiden Komisaris (Independen) :Didik Junaedi Rachbini

  • Komisaris Independen : Hadi Cahyadi

  • Komisaris : Ketut Budi Wijaya

  • Komisaris  : George Raymond Zage III

Sementara itu, jajaran Direksi terdiri atas

  • Presiden Direktur  : Agus Arismunandar

  • Direktur : Marshal Martinus Tissadharma

  • Direktur : Indryanarum

“Perubahan susunan tersebut akan memperkuat tata kelola dan mendukung strategi pertumbuhan perseroan. LPCK tetap memfokuskan pengembangan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis yang mencakup segmen hunian, komersial, dan fasilitas pendukung,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (15/9).

Dari sisi kinerja, LPCK membukukan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp902 miliar pada semester I-2026, atau mencapai 53% dari target sepanjang tahun.

Realisasi tersebut meningkat 14% dibandingkan Rp791 miliar pada semester I-2025. Kontribusi terbesar berasal dari produk residensial, khususnya rumah tapak yang menyumbang 69% dari total prapenjualan.

Pada periode yang sama, LPCK mencatat EBITDA Rp318 miliar dengan margin EBITDA mencapai 20%, meningkat dari 13% pada semester I-2025.

Perseroan menilai bahwa peningkatan margin tersebut menunjukkan perbaikan profitabilitas operasional LPCK di tengah pertumbuhan prapenjualan pada semester pertama tahun ini. (DH/ZH)