Jual saham treasuri, Wismilak kantongi capital gain 153,81%

Rabu, 07 Januari 2026

image

JAKARTA – PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) mengantongi capital gain 153,81% dari penjualan sementara saham treasuri tahap dua. Saham treasuri itu diperoleh dari hasil buyback tahun 2022.

Mengutip keterbukaan informasi, Rabu (7/1), Lucas Firma Djajanto, Direktur WIIM menyampaikan bahwa perusahaan telah mengalihkan sejumlah saham hasil buyback per 31 Desember 2025. “Keputusan pengalihan saham berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” katanya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, pada 15 September 2022, WIIM menyelesaikan buyback dengan mencatatkan 27,9 juta saham yang wajib dialihkan kembali. Harga rerata buyback saham waktu itu di level Rp591,06 per lembar atau totalnya senilai Rp16,49 miliar.

Pada tahap pertama, WIIM menjual 3,79 juta saham di harga Rp3.411,72 atau totalnya Rp12,96 miliar. Dana yang dikucurkan diasumsikan Rp2,24 miliar dari pembelian 3,79 juta saham di harga Rp591,06 per lembar. Maka, selisih dana yang diperoleh dari hasil penjualan saham itu (capital gain) sebanyak Rp10,72 miliar atau 477,22% dari harga saat pembelian 3,79 juta saham.

Pada tahap dua, WIIM menargetkan menjual 24,10 juta saham treasuri hingga setahun ke depan sejak 6 Oktober 2025.

Hingga Desember 2025, jumlah saham yang terjual 11,13 juta saham di harga Rp1.500, lebih tinggi Rp909,16 dari harga buyback Rp591,06. Bila dikalkulasikan, maka total nilai transaksi itu mencapai Rp16,69 miliar atau capital gainnya sabanyak Rp10,11 miliar dari transaksi saat buyback senilai Rp6,57 miliar.

Pada penutupan perdagangan sesi II Rabu (7/1), saham WIIM menguat 7,53% atau Rp125 menjadi Rp1.785 per saham. Sejak sepekan sahamnya naik 9,85% atau Rp160 per lembar. (LK)