Grab Akuisisi Atome, perkuat bisnis paylater di Indonesia & ASEAN
Rabu, 16 September 2026
JAKARTA - Grab Holdings Limited mengakuisisi 60% saham Atome Financial, perusahaan layanan keuangan digital milik Advance Intelligence Group Limited (AIGL), senilai US$1,49 miliar.
Grab akan membayar transaksi tersebut secara tunai, termasuk US$260 juta yang dialokasikan sebagai modal pertumbuhan Atome Financial.
Penyelesaian transaksi ditargetkan pada kuartal III-2027, dengan syarat memperoleh persetujuan regulator dan memenuhi ketentuan penutupan.
Atome Financial memiliki bisnis buy now, pay later (BNPL), pinjaman tunai konsumen, kartu BNPL, dan digital lending.
Bisnis tersebut telah beroperasi di Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand dengan 25 juta pengguna kumulatif.
Setelah transaksi tahap pertama rampung, Grab akan mengonsolidasikan Atome Financial ke dalam segmen Financial Services.
Manajemen Atome Financial akan tetap menjalankan operasional dan ekspansi bisnis.
Akuisisi ini menambah kapabilitas Grab di bisnis consumer lending. Saat ini, layanan keuangan Grab mencakup pembayaran, bank digital, pinjaman melalui mitra, asuransi, dan pinjaman konsumen.
“Pemanfaatan teknologi AI terdepan oleh Atome Financial untuk melakukan penilaian kredit (underwriting) bagi jutaan pengguna di seluruh kawasan sekaligus mengelola risiko secara efektif akan membantu memperbesar skala dan memperkuat keseluruhan ekosistem Grab,” ujar Alex Hungate, Presiden dan Chief Operating Officer Grab, melalui keterangan resmi perseroan.
Rencana transaksi ini, lanjutnya, mempercepat pertumbuhan dan profitabilitas segmen layanan keuangan kami dengan memperdalam kapabilitas penyaluran kredit konsumen serta membuka peluang bagi kami untuk melayani jaringan merchant Atome yang luas.
Pada tahun 2025, 68 persen mitra pengemudi yang meminjam dana mengakses kredit formal untuk pertama kalinya melalui Grab, di mana separuh di antaranya menyatakan bahwa mereka melakukannya demi menghindari pemberi pinjaman yang menerapkan praktik tidak wajar (predatory lenders).
Melalui kolaborasi ini, Grab dapat mewujudkan visi bersama untuk memanfaatkan teknologi dalam memperluas akses keuangan secara bertanggung jawab bagi masyarakat yang belum memiliki akses perbankan (unbanked) maupun yang aksesnya masih terbatas (underbanked) di kawasan ini, demi mendorong kemajuan Asia Tenggara.”
Dorong Pertumbuhan Pinjaman
Grab dan Atome Financial memiliki cakupan pasar yang sama di lima negara Asia Tenggara, dengan fokus produk yang berbeda.
Grab telah mengembangkan bisnis pinjaman bagi mitra pengemudi dan merchant. Sementara itu, Atome Financial berfokus pada pembiayaan konsumen melalui BNPL dan produk pinjaman lainnya.
Kombinasi kedua bisnis akan memberikan Grab akses ke jaringan lebih dari 30.000 merek Atome Financial. Sebaliknya, Atome Financial dapat memanfaatkan ekosistem Grab yang memiliki hampir 54 juta Monthly Transacting Users.
Atome Financial saat ini memiliki gross loan portfolio sekitar US$1 miliar. Perusahaan menyatakan tingkat tunggakan pinjaman tetap stabil atau membaik pada berbagai kelompok peminjam.
Grab akan menggabungkan infrastruktur lending berbasis AI milik Atome Financial dengan data dan ekosistemnya untuk memperkuat proses underwriting kredit.
Grab memperkirakan integrasi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan loan book sekaligus menekan biaya layanan dibandingkan jika kedua bisnis berkembang secara terpisah.
Target Financial Services US$500 Juta
Grab menargetkan segmen Financial Services membukukan Adjusted EBITDA US$500 juta pada 2028 setelah memasukkan Atome Financial ke dalam laporan keuangan konsolidasian.
Gross loan portfolio gabungan segmen tersebut ditargetkan mencapai lebih dari US$6 miliar.
Grab juga menaikkan target Grup 2028 dengan Adjusted EBITDA US$1,7 miliar dan pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) pendapatan lebih dari 30% sepanjang 2025-2028.
Peter Oey, Chief Financial OfficerGrab, menjelasan bahwa transaksi ini memungkinkan perseroan mengembangkan segmen Layanan Keuangan secara jauh lebih cepat dan hemat biaya dibandingkan membangunnya sendiri.
Transaksi ini didanai sepenuhnya menggunakan kas internal yang ada, diperkirakan akan memberikan kontribusi positif (accretive) terhadap EBITDA yang Disesuaikan (Adjusted EBITDA) Grup setelah rampung.
Selain itu, lanjutnya, tidak memengaruhi program pembelian kembali saham kami yang sedang berjalan.
Oey memperkirakan Atome Financial bersama dengan bagian lain dari segmen Layanan Keuangan akan menghasilkan EBITDA yang Disesuaikan sebesar US$500 juta pada tahun 2028 dengan portofolio pinjaman bruto gabungan yang melampaui US$6 miliar.
“Kami juga merevisi naik target grup untuk tahun 2028 menjadi EBITDA yang Disesuaikan sebesar US$1,7 miliar dan CAGR pendapatan di atas 30% untuk periode tahun 2025 hingga 2028,” ujar Oey.
Akuisisi 40% Sisanya
Grab juga telah menyepakati pembelian sisa 40% saham Atome Financial sekitar dua tahun setelah transaksi tahap pertama selesai.
Pembelian tahap kedua tidak menggunakan harga tetap. Grab dan AIGL akan menentukan nilai transaksi berdasarkan kinerja Atome Financial sebelum penutupan transaksi.
Valuasi akan menggunakan multiple 13 kali annualized adjusted EBITDA dan 2,5 kali annualized revenue. Adjusted EBITDA memiliki bobot 75%, sementara revenue berbobot 25%.
Perhitungan menggunakan kinerja enam bulan sebelum transaksi tahap kedua ditutup. Nilai ekuitas Atome Financial dalam transaksi tersebut memiliki batas bawah US$2 miliar dan batas atas US$4,5 miliar.
Sedikitnya 50% pembayaran transaksi tahap kedua akan dilakukan secara tunai.
Grab menyatakan struktur tersebut mengaitkan nilai pembayaran dengan kinerja Atome Financial setelah transaksi tahap pertama, sekaligus memberikan batas atas nilai akuisisi sisa saham. (DH)