PNGO berencana bagikan dividen interim Rp90 per saham
Rabu, 07 Januari 2026

JAKARTA - Emiten perkebunan kelapa sawit PT Pinago Utama Tbk (PNGO) berencana membagikan dividen interim kedua untuk tahun buku 2025 sebesar Rp70,31 miliar atau setara Rp90 per saham.
Pembayaran dividen tersebut dijadwalkan pada 27 Januari 2026.
Corporate Secretary PNGO, Wandy, menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen interim ini telah disetujui oleh direksi dan dewan komisaris perseroan pada 5 Januari 2026.
Dividen interim akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) PNGO pada 19 Januari 2026.
Sementara itu, jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) masing-masing ditetapkan pada 14 dan 15 Januari 2026.
Adapun di pasar tunai, cum dan ex dividen berlangsung pada 19 dan 20 Januari 2026.
Wandy menjelaskan bahwa pembagian dividen interim ini didasarkan dari laporan keuangan interim Perseroan per tanggal 30 September 2025.
Per September 2025, PNGO mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp212,72 miliar. Perseroan juga memiliki saldo laba ditahan sebesar Rp1,04 triliun, dengan total ekuitas mencapai Rp1,16 triliun.
Sebelumnya, PNGO juga membagikan dividen interim Rp130 per lembar, atau Rp101,56 miliar, pada 24 Oktober 2025 lalu, berdasarkan perolehan laba bersih per Juni 2025.
Pada perdagangan saham hari ini, Rabu (7/1), harga saham PNGO melesat 400 poin atau 12,70% ke level Rp3.550. Dalam lima hari terakhir dan sebulan saja, saham PNGO naik hingga 14,89%. (DK/ZH)