Bessent: Dolar kuat ditopang kredibilitas dan kepastian kebijakan AS

Rabu, 16 September 2026

image

WASHINGTON - Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa dolar AS tetap berkembang sebagai mata uang cadangan global.

Menurutnya, peningkatan volume transaksi dolar di seluruh dunia mencerminkan kredibilitas sistem AS serta kebijakan pemerintahan saat ini, mengutip dari Reuters.

"Dolar yang kuat bukan sekadar harga di layar; ini adalah serangkaian perilaku," kata Bessent dalam sidang Kongres AS.

Ia mengatakan pemerintahan saat ini menciptakan kepastian dalam berbagai bidang, termasuk regulasi, perpajakan, perdagangan, dan energi.

Kondisi tersebut, menurut Bessent, telah menarik investasi hingga triliunan dolar ke AS.

Dolar tetap menjadi mata uang cadangan

Bessent mengatakan Rusia dan China telah mengurangi kepemilikan mereka atas cadangan dalam bentuk dolar AS.

Namun, menurutnya, negara-negara lain masih aktif menggunakan dan memegang aset berbasis dolar.

Ia menilai posisi dolar sebagai mata uang cadangan tetap didukung oleh kepercayaan global terhadap sistem keuangan dan ekonomi AS.

"Kami baru saja menggelar dua lelang Treasury paling sukses dalam 20 tahun terakhir," ujar Bessent.

Menurutnya, keberhasilan lelang surat utang pemerintah tersebut menunjukkan kredibilitas sistem AS serta tingkat kepercayaan global terhadap negara tersebut.

Bessent menekankan bahwa kekuatan dolar tidak semata-mata ditentukan oleh pergerakan nilai tukarnya, tetapi juga oleh kepercayaan investor, stabilitas kebijakan, serta daya tarik AS sebagai tujuan modal global. (DK)