Inflasi zona Euro belum meluas, kenaikan harga gas jadi perhatian ECB

Kamis, 17 September 2026

image

LISBON – Inflasi di zona euro belum menyebar seluas episode sebelumnya, tetapi pembuat kebijakan tetap mencermati perkembangannya, terutama setelah kenaikan harga gas alam dalam beberapa waktu terakhir.

Seperti dikutip Reuters, Gubernur Bank Sentral Portugal Álvaro Santos Pereira mengatakan penyebaran inflasi saat ini belum terjadi secepat episode inflasi pada 2022.

Pereira juga merupakan anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB).

“Inflasi tidak menyebar atau meluas secepat yang terjadi pada 2022,” kata Pereira dalam sebuah acara European Economics and Financial Centre di Kedutaan Besar Portugal di London.

Menurut Pereira, kondisi tersebut tetap perlu dipantau dalam beberapa bulan mendatang untuk melihat apakah tekanan inflasi mulai meluas.

“Bukan berarti hal itu tidak dapat terjadi. Penting bagi kami untuk memperhatikan dan memantau dengan sangat dekat dalam beberapa bulan ke depan untuk melihat apakah penyebaran ini terjadi,” ujarnya.

ECB menaikkan suku bunga zona euro untuk kedua kalinya tahun ini pada pekan lalu. Pasar keuangan saat ini memperkirakan setidaknya tiga kenaikan suku bunga tambahan dalam 12 bulan ke depan.

Pereira mengatakan kenaikan harga gas alam menjadi salah satu perkembangan yang paling diperhatikannya.

Menurut dia, lonjakan tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan inflasi di kawasan euro.

Selain harga energi, Pereira juga mencermati perkembangan pesat investasi dan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi global dan inflasi.

“Ada banyak risiko yang tentu saja meningkat dalam beberapa bulan terakhir,” kata Pereira. (DK)