Inflow dana asing masuk bursa, BMRI kini di posisi top net buy

Kamis, 17 September 2026

image

JAKARTA – Setelah beberapa hari merah, perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (17/9) akhirnya ditutup di posisi net buy.

Pada hari bursa sebelumnya, Rabu (16/9), perdagangan asing ditutup dengan posisi net sell Rp592,05 miliar, tapi angka tersebut bergeser ke posisi net buy senilai Rp152,69 miliar hari ini.

Selain itu, total nilai perdagangan asing di pasar reguler menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Nilai pembelian asing (foreign buy) naik dari Rp3,17 triliun menjadi Rp3,82 triliun, sedangkan nilai penjualan asing (foreign sell) turun tipis dari Rp3,77 triliun menjadi Rp3,66 triliun.

Hari ini, saham BMRI bergeser ke posisi top buy, setelah sehari sebelumnya bertengger di top sell.

Berikut adalah top 5 net buy asing di pasar reguler:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tercatat sebagai saham dengan nilai net buy tertinggi, yaitu sebesar Rp208,5 miliar. Volume transaksinya net buy sekitar 48,11 juta lembar.

  • PT Singaraja Putra Tbk (SINI) membukukan nilai net buy senilai Rp64,2 miliar, dengan volume net buy sebesar 4,03 juta lembar. 

  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diperdagangkan asing dengan nilai net buy Rp38,2 miliar, dengan volume net buy sebesar 61,79 juta lembar.

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyusul dengan nilai net buy Rp34,5 miliar, dengan volume net buy sekitar 30,73 juta lembar.

  • PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menutup dengan nilai net buy sebesar Rp33,4 miliar, disertai dengan volume net buy sebanyak 35,85 juta lembar. (KD)

Sementara itu, saham emiten pertambangan tembaga dan emas AMMN tercatat dengan nilai top sell.

Berikut adalah top 5 net sell asing di pasar reguler:

  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tercatat sebagai saham dengan nilai net sell tertinggi, yaitu sebesar Rp147,8 miliar. Volume transaksinya tercatat net sell sebanyak 29,76 juta lembar.

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan nilai net sell sebesar Rp122,5 miliar, dan volumenya dicatat sebagai net sell sebanyak 46,95 juta lembar.

  • PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) mencatat nilai net sell sebesar Rp52,9 miliar, dan volume net sell sebanyak 85,94 juta lembar.

  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) diperdagangkan dengan net sell Rp42,2 miliar. Volume transaksi asingnya net sell sekitar 8,85 juta lembar.

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menutup dengan nilai net sell Rp24,5 miliar. Volumenya dicatat di posisi net sell sebanyak 3,88 juta lembar saja. (KD)

Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.