Rekor ATH baru IHSG tembus 9.000, asing borong BKSL dan GOTO

Kamis, 08 Januari 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 39,66 poin atau 0,44% ke level 8.984,48 pada perdagangan sesi pertama Kamis (8/1).

Sejak pembukaan, IHSG menyentuh level terendah di 8.930,58 dan sempat mencetak rekor All Time High (ATH) di level di 9.002,92.

Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp15,44 triliun, yang melibatkan perdagangan 32,33 miliar lembar saham. Sebanyak 330 saham mencatat kenaikan harga, 300 saham melemah, dan 150 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy di sesi pertama. Nilai net buy asing tercatat sebesar Rp187,99 miliar, sementara net buy berdasarkan volume mencapai 442,02 juta lembar saham.

Sejumlah saham yang mencatatkan net buy terbesar asing adalah PT Sentul City Tbk (BKSL), disusul PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Sementara saham-saham yang paling banyak dilepas asing, serta mencatat net sell terbesar adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA), dan PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO).

Berikut ini daftar 5 saham dengan net foreign buy dan net foreign sell terbesar pada sesi pertama.

Top 5 Net Foreign Buy

  1. BKSL – 80.041.800
  2. GOTO – 71.607.155
  3. KIJA – 49.972.100
  4. BBRI – 45.059.600
  5. MBMA – 32.315.400

Top 5 Net Foreign Sell

  1. ANTM – 53.487.200
  2. MINA – 44.796.800
  3. BUMI – 44.433.100
  4. OASA – 36.062.500
  5. CPRO – 28.002.400

Sebagian besar sektor menguat di perdagangan sesi pertama. Hanya ada 4 sektor yang melemah yaitu consumer cyclical, infrastruktur, industri, dan barang baku. (KR)