PLIN targetkan 380 tenant dan okupansi mall di atas 80% tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026

image

JAKARTA – PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menargetkan tingkat okupansi Plaza Indonesia Shopping Center tetap berada di atas 80% dengan jumlah tenant mencapai sekitar 370–380 penyewa pada 2026.

Manajemen PLIN menyampaikan, proyeksi jumlah tenant tersebut sejalan dengan strategi perseroan dalam mengelola dan mengoptimalkan portofolio properti yang dimiliki.

"Jika ditinjau dari segi konsumen, kelas menengah mulai menunjukkan pemulihan secara bertahap, namun dengan pola konsumsi yang lebih selektif dan berorientasi pada nilai (value-oriented)," jelas manajemen PLIN dalam keterbukaan informasi, Kamis (8/1).

Menurut manajemen, tren ini membuat pengelolaan dan penyesuaian tenant mix menjadi faktor krusial bagi laju kinerja segmen pusat perbelanjaan.

Sedangkan bagi lini perhotelan, adaptasi target konsumen ke klien korporasi dan retail yang mulai pulih juga menjadi kunci untuk menjaga kinerjanya.

Selain itu, kinerja properti perkantoran juga diproyeksikan tetap kuat. Manajemen memperkirakan tingkat okupansi gedung perkantoran The Plaza akan berada di atas 90% pada 2026, dengan jumlah tenant sekitar 90 penyewa.

PLIN mengaku belum memiliki rencana ekspansi, akuisisi, divestasi, maupun restrukturisasi utang yang bersifat material dalam waktu dekat.

Fokus utama PLIN saat ini diarahkan pada peremajaan area publik secara berkala serta optimalisasi aset yang telah ada guna menjaga daya saing properti.

“Sampai dengan saat ini, PLIN tidak menghadapi kendala yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha ataupun yang berdampak material terhadap kinerja keuangan,” tegas manajemen PLIN.

Namun, berdasarkan data IDNFinancials.com, porsi free float atau saham publik PLIN hingga akhir Desember 2025 hanya 2,02%, jauh di bawah ambang batas yang diwajibkan, yaitu 7,5%. Pengendali utama PLIN adalah PT Plaza Indonesia. (DH/ZH)