Anak usaha PPRE raih kredit Rp1,3 triliun, sedang garap proyek di IKN

Kamis, 08 Januari 2026

image

JAKARTA – PT PP Presisi Tbk (PPRE) optimistis sejumlah proyek garapan PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA), anak usahanya, bakal mulus usai meraih fasilitas pinjaman bank.

“Transaksi material ini memberikan kontribusi positif bagi LMA dalam membantu pelaksanaan proyek-proyek yang sedang berjalan maupun yang akan didapatkan LMA,” kata M. Arif Iswahyudi, Direktur Keuangan dan HCM PPRE dalam siaran pers dikutip, Kamis (8/1).

Dia menyampaikan bahwa LMA dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit senilai Rp1,3 triliun.

Agunan atas transaksi itu berupa piutang usaha, retensi, dan tagihan dengan nilai total agunan pokok Rp1,45 triliun. Selain itu, jaminan lainnya berupa aset tanah atas nama LMA senilai Rp10,51 miliar.

Saat ini, LMA tengah menggarap sejumlah proyek antara lain, akses infrastruktur masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang ditargetkan dapa digunakan triwulan I 2026. Selain itu, proyek tol Trans Sumatera, dan pertambangan di Jambi.

Sejumlah proyek yang telah digarap anak usaha PPRE ini yakni, Kediri New Airport Development (Airport Construction) senilai Rp2,1 triliun, Cinere-Jagorawi Sesi III senilai Rp1,02 triliun, dan Batuta Chemical Industrial Park Phase 2 Earthwork Service senilai Rp533 miliar. (LK)