ESDM raup komitmen US$141,5 juta dari lelang 6 blok migas
Jumat, 18 September 2026
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan enam pemenang lelang wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) Tahap I 2026 dengan total nilai komitmen pasti mencapai US$141,51 juta.
Penetapan tersebut mencakup lelang penawaran langsung untuk WK Sapukala dan Natuna D-Alpha serta lelang reguler Area Studi ABT 2025 untuk WK Bengara II, Pesut Mahakam, Puri, dan Rupat. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri ESDM No. 108.K/MG.4/DJM/2026 tertanggal 17 September 2026.
Untuk WK Sapukala, Eni Indonesia Limited menjadi pemenang dengan komitmen pasti US$8 juta untuk tiga tahun pertama.
Komitmen tersebut mencakup dua paket studi geologi dan geofisika (G&G) serta akuisisi dan pemrosesan data seismik 3D seluas 1.500 kilometer persegi.
Seperti dikutip laman resmi esdm.go.id, PT Nations Petroleum memenangkan WK Natuna D-Alpha dengan nilai komitmen pasti terbesar, yakni US$103,31 juta. Program kerja tiga tahun pertama mencakup studi G&G, akuisisi dan pemrosesan data seismik 3D seluas 591 kilometer persegi, desain dan rekayasa pilot unit, studi CO2 terintegrasi, EPC, satu sumur appraisal, satu sumur eksplorasi, serta kegiatan operasi, pengujian dan monitoring.
Selanjutnya, Sinopec International Energy Investment (HK) Holdings Limited memenangkan WK Bengara II dengan komitmen pasti US$16,5 juta. Komitmen itu meliputi tiga paket studi G&G, akuisisi dan pemrosesan data seismik 3D seluas 100 kilometer persegi, serta pengeboran satu sumur eksplorasi.
Untuk WK Pesut Mahakam, PT Timur Hijau Investama ditetapkan sebagai pemenang dengan komitmen pasti US$7,4 juta. Perusahaan yang sama juga memenangkan WK Puri dengan komitmen US$3,35 juta. Adapun WK Rupat dimenangkan Cinda Energy (Hong Kong) Limited dengan komitmen pasti US$2,95 juta.
Dengan demikian, total komitmen pasti dari enam WK migas yang ditawarkan pada Tahap I 2026 mencapai US$141,51 juta. Pemerintah meminta seluruh pemenang merealisasikan komitmen tersebut, terutama untuk kegiatan eksplorasi sesuai ketentuan yang berlaku.
ESDM Buka 8 WK Migas Tahap IIPada saat yang sama, ESDM membuka penawaran lelang WK migas Tahap II 2026 yang mencakup delapan wilayah kerja, yakni Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu, dan Leti Selatan.
Dari delapan wilayah tersebut, enam WK menggunakan skema Cost Recovery, sementara Talu dan Leti Selatan dapat menggunakan skema Cost Recovery atau Gross Split. Komitmen eksplorasi minimum mencakup studi G&G, akuisisi dan pemrosesan data seismik 2D maupun 3D, serta pengeboran sumur eksplorasi sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
Untuk lelang penawaran langsung WK Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, dan Palu, akses dokumen lelang dibuka mulai 17 September hingga 31 Oktober 2026, dengan batas akhir pemasukan dokumen partisipasi pada 2 November 2026.
Sementara itu, akses dokumen lelang reguler WK Leti Selatan berlangsung hingga 14 Januari 2027, dengan batas akhir pemasukan dokumen partisipasi pada tanggal yang sama.
Selain delapan WK tersebut, pemerintah menetapkan tiga wilayah kerja yang belum memiliki pemenang, yakni Rombebai, Maratua II, dan Jayapura, sebagai Wilayah Kerja Available. Ketiganya kembali ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketiga WK Available tersebut memiliki perkiraan sumber daya yang tercantum dalam dokumen ESDM, masing-masing 14,75 TCF untuk Rombebai, 3.279 MMBO untuk Maratua II, dan 19,4 TCF untuk Jayapura. (DH)